ADVERTISEMENT

Gibran Larang Oknum Paspampres Temui Warga Dipukul: Takutnya Terintimidasi

Antara - detikNews
Sabtu, 13 Agu 2022 10:48 WIB
Oknum anggota Paspampres yang pukul sopir truk di Solo minta maaf, Jumat (12/8/2022).
Gibran saat menatap tajam oknum Paspampres yang pukul warga. (Bayu Ardi Isnanto/detikJateng)
Surakarta -

Wali Kota Surakarta (Solo) Gibran Rakabuming Raka marah betul atas pemukulan warga oleh seorang oknum Paspampres. Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini melarang oknum Paspampres itu menemui korban.

Dilansir dari Antara, Sabtu (13/8/2022), Gibran mengatakan bertanggung jawab melindungi warganya. Dia meminta oknum Paspampres itu tidak mendatangi korban karena khawatir korban malah merasa terintimidasi.

"Tanggung jawab saya melindungi warga saya yang dipukul. Jangan didatangi (korban). Saya takut bapaknya terintimidasi," ujar Gibran.

Dia juga menyatakan kasus ini belum selesai dengan permintaan maaf dari oknum Paspampres yang memukul warga. Dia mengaku tak terima warganya dipukul, apalagi oknum Paspampres itu sedang tidak mengawal siapa pun.

"Ya kalau bagi saya, ini belum selesai. Mereka minta maaf karena beritanya viral. Kalau nggak viral, nggak mungkin minta maaf. Saya nggak terima warga saya digituin, dia nggak salah kok. Dia juga nggak lagi mengawal siapa-siapa kok," tuturnya.

Sementara itu, anggota Paspampres yang memukul warga telah meminta maaf. Anggota Paspampres bernama Hari Misbah itu juga menyampaikan permintaan maaf terhadap keluarga korban.

"Saya minta maaf kepada bapak yang saya pukul dan keluarganya. Mungkin saya sudah menyakiti hati dan keluarganya. Kepada keluarga Solo, saya minta maaf," katanya.

Hari mengatakan merasa kendaraan yang ditumpangi oleh warga Solo tersebut menghambat perjalanannya. Dia mengaku sedang tidak mengawal siapa pun saat itu.

"Posisi (lampu menyala) merah, kami masih maksain maju. Dari depan mobil sudah ditutup (oleh truk yang dikendarai korban)," ucapnya.

Paspampres Buka Suara

Paspampres juga telah meminta maaf kepada Gibran Rakabuming Raka. Permintaan maaf disampaikan atas insiden anggotanya bernama Hari Misbah memukul sopir truk saat berada di Solo.

"Kami minta maaf kepada Pak Wali Kota, karena prajurit kami telah menyakiti warganya," demikian keterangan dari Paspampres kepada wartawan, Jumat (12/8).

Anggota Paspampres yang melakukan pemukulan itu sudah melakukan mediasi dengan korban. Masalah saat ini disebut sudah selesai.

"Kami sudah meminta maaf karena memang anggota kami salah. Dan sudah kami selesaikan secara kekeluargaan. Alhamdulillah, sudah selesai dan sudah clear," lanjut keterangan dari Paspampres.

Simak Video: Momen Gibran Copot Paksa Masker Paspampres yang Pukul Sopir Truk

[Gambas:Video 20detik]



(haf/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT