ADVERTISEMENT

Komnas Perempuan Kecewa MA Bebaskan Dekan FISIP Unri di Kasus Pencabulan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 13 Agu 2022 08:38 WIB
Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah
Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Agung (MA) memvonis bebas Dekan FISIP Universitas Riau (Unri) Syafri Harto dari tuduhan pencabulan terhadap mahasiswinya. Komnas Perempuan kecewa atas putusan MA itu.

"Kami menghormati keputusan MA atas kasus ini. Namun tentunya keputusan ini mengecewakan. Mengingat panjangnya perjuangan korban untuk mengakses keadilannya, juga upaya berbagai pihak untuk membangun kampus sebagai ruang aman dan tidak memberikan impunitas bagi pelaku-pelaku kekerasan seksual," kata komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi kepada wartawan, Jumat (12/8/2022).

Komnas Perempuan berharap vonis bebas terhadap Dekan FISIP Unri ini tidak mengurangi kepercayaan publik kepada korban. Dia menyebut tidak terbuktinya pertimbangan secara hukum bukan berarti pelecehan tidak terjadi.

"Kami berharap tidak terbuktinya pelecehan seksual ini tidak mengurangi kepercayaan kita terhadap korban. Dengan pertimbangan tidak terbukti secara hukum bukan berarti peristiwa pelecehan seksual tidak terjadi," katanya.

Terkait vonis MA ini, Komnas Perempuan akan mempelajari putusan ini. Kemudian Komnas Perempuan akan mengambil tindakan lebih lanjut.

"Komnas Perempuan akan mempelajari keputusan terlebih dahulu untuk menentukan langkah selanjutnya," kata dia.

"Komnas Perempuan menyampaikan apresiasi dan hormat kepada korban, mahasiswa, pendamping, serta masyarakat yang mendukung korban dan mengawal kasus ini," lanjutnya.

Siti meminta Unri serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk memastikan hak korban terpenuhi. Dia juga meminta agar korban dilindungi.

"Juga meminta Unri dan Mendiknas memastikan hak pendidikan korban dipenuhi, dan melindungi korban serta pendamping dari berbagai tuduhan," kata dia.

Simak vonis MA pada halaman berikut.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT