Janji Palsu Indra Kenz ke Seratusan Korban Binomo Terungkap di Dakwaan

ADVERTISEMENT

Janji Palsu Indra Kenz ke Seratusan Korban Binomo Terungkap di Dakwaan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 13 Agu 2022 08:07 WIB
Sidang Indra Kenz
Foto: Wilda Nufus/detikcom

Keuntungan itu lalu dicairkan Indra Kenz ke rekening pribadinya. Perbuatan Indra Kenz, sebut jaksa, telah memberikan harapan palsu kepada masyarakat untuk bisa kaya raya secara instan.

Indra Kenz, kata jaksa, juga membuat para korban seolah-olah sedang mengikuti trading. Padahal, Indra Kenz tahu Binomo tidak memiliki izin dari Bappebti.

"Bahwa akibat perbuatan Terdakwa, para korban mengalami kerugian yang besar dengan rincian ada 144 korban dengan total Rp 83.365.707.894," kata jaksa.

Indra Kenz di Kejari TangerangIndra Kenz di Kejari Tangerang (Khairul/detikcom)


Trik Indra Kenz

Jaksa pun membongkar trik Indra Kenz. Trik ini dilakukan Indra Kenz untuk menggaet para korban masuk dalam 'jebakan'-nya.

"Bahwa Terdakwa Indra Kesuma alias Indra Kenz mempunyai akun Binomo sebagai berikut: sejak bulan Agustus 2018 sampai bulan April 2019 dengan menggunakan email indrakesumaa96@gmail.com dan nama akun 'Indra Kesuma', namun sejak bulan April 2019 tidak aktif lagi," kata jaksa penuntut umum.

"Kemudian pada tanggal 28 April 2019, Terdakwa membuat akun kembali dengan menggunakan email indrabinomo@gmail.com dan nama akun Indra Kesuma serta -ID 29078336," sambungnya.

Selanjutnya Binomo memberikan kesempatan kepada Indra Kenz untuk bergabung kemitraan menjadi afiliator, yang mana seorang afiliator mendapatkan keuntungan berupa pembayaran afiliasi. Pembayaran afiliasi adalah persentase bagi hasil keuntungan dengan klien afiliasi.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT