Satgassus Polri Dibubarkan Usai Ferdy Sambo Terjerat Kasus Pembunuhan

ADVERTISEMENT

Satgassus Polri Dibubarkan Usai Ferdy Sambo Terjerat Kasus Pembunuhan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 12 Agu 2022 14:40 WIB
Polri bersinergi dengan Komnas Ham untuk menyelesaikan berbagai masalah yang melibatkan penegak hukum dengan membuka aplikasi pengaduan untuk masyarakat.
Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Tentang Satgassus Polri

Satgassus Polri dibentuk pada zaman Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Satgassus Merah Putih dibentuk pada 20 Februari 2017.

Berdasarkan catatan detikcom, Tito saat itu mengatakan bahwa Satgassus lahir sebagai respons atas peristiwa aksi demo 411 atau demo 4 November 2016.

Menurutnya, Satgas Merah-Putih bekerja untuk masa pendinginan sejak peristiwa 411. Tito menjelaskan, peristiwa itu sempat memanas sehingga perlu ada pendekatan khusus kepada para pemuka agama.

Kehadiran Satgassus pun tak lepas dari kritik. Saat itu, anggota Komisi III DPR RI saat itu, Herman Herry, mengkritik Satgas Merah Putih karena dinilai sebagai 'darah biru' di tubuh Polri. Namun Tito menjelaskan kehadiran Satgas sama dengan satgas lainnya.

Salah satu sepak terjang Satgassus ialah pengungkapan 1,2 ton sabu dari jaringan narkotika Timur Tengah.

Hingga akhirnya pada 1 Juli 2022, Irjen Ferdy Sambo ditunjuk sebagai Kepala Satuan Tugas Khusus (Kasatgassus) Merah Putih. Penunjukan ini tercantum dalam Surat Perintah SPRIN/1583/VII/HUK.6.6./2022. Surat perintah tersebut berlaku mulai 1 Juli 2022 hingga 31 Desember 2022.


(jbr/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT