ADVERTISEMENT

Pasutri Jual 20 Video Seks Pernah 'Main' Bareng Bule, Polisi Usut Prostitusi

Tim detikBali - detikNews
Jumat, 12 Agu 2022 11:27 WIB
“Semalam sudah diperiksa 4 siswa dengan orang tuanya, mereka mengaku dikirimi berbagi gambar porno,” ujar Hendy.

Sejauh ini polisi belum menemukan indikasi adanya tindak asusila terhadap 4 siswi yang dikirimi chat porno. Namun polisi masih melakukan pendalaman.
        
“Hingga tadi malam, dari keempat siswi yang kita periksa masih sebatas dikirim chat porno. Apabila dalam perkembangan penyidikan ada korban yang mendapat perilaku menyimpang, maka kita berikan trauma healing,” tutur Hendy.
Ilustrasi pornografi (Fuad/detikcom)
Denpasar -

Pasutri asal Gianyar, Bali, berinisial GGG (33) dan istrinya DKS (30) ditetapkan tersangka kasus pornografi dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) karena menjual sekitar 20 video seks di Telegram. Kini polisi tengah membidik adanya dugaan praktik prostitusi online terhadap pasutri itu.

Polisi mengatakan, berdasarkan pendalaman dan pengembangan terbaru, terungkap kedua tersangka tak hanya membuat dan memperdagangkan video berkonten pornografi. Tapi ada sejumlah fakta lain dari temuan penyidik terkait kasus yang jadi perhatian publik.

"Jadi kami masih sedang dalam pendalaman dan pengembangan. Poinnya, kami (kepolisian) tidak hanya berhenti pada sangkaan tindak pidana pornografi dan UU ITE," Plt Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali AKBP Ambariyadi Wijaya dikonfirmasi, seperti dilansir detikBali, Jumat (12/8/2022).

Selain membuat konten video dengan dalih kepuasan pribadi, pasutri tersebut melakukan adegan seks dengan pihak lain.

"Artinya, bukan hanya mereka berdua. Tetapi ada pihak lain, seperti warga negara asing (WNA) atau bule, dan ini yang masih dikembangkan oleh penyidik," ujarnya.

Baca selengkapnya di sini

Lihat juga video 'Heboh Sejoli Mesum di Taman Kota Parepare, Petugas Turun Tangan':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT