ADVERTISEMENT

Komnas Perempuan Dukung PPSU Lindas Pacar Pakai Motor Diproses Hukum

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 12 Agu 2022 06:15 WIB
Young woman is sitting hunched at a table at home, the focus is on a mans fist in the foregound of the image
Ilustrasi penganiayaan (Foto: Dok. iStock)
Jakarta -

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menganiaya pacarnya yang juga PPSU. Komnas Perempuan mengungkap banyaknya kasus kekerasan terhadap pacar terjadi di Indonesia.

"Sepanjang 2021, ada 1.685 kasus kekerasan dalam pacaran (KDP) terdiri dari 1.222 kasus diadukan ke lembaga layanan, dan 463 kasus diadukan ke KP," kata Komisioner Komnas Perempuan Theresia Sri Endras Iswarin, saat dihubungi, Kamis (11/8/2022).

Dia mengatakan KDP itu terus berulang terhadap korban dan terjadi dalam berbagai bentuk. Mirisnya, tindakan kekerasan itu dilakukan pelaku atas dalih cinta kepada korban.

"KDP tersebut berlapis dan berulang. Bentuknya kekerasan fisik, psikis, seksual dan ekonomi. Superioritas, dominasi dan agresi pelaku dilakukan atas nama cinta pada korban," katanya.

Dia mengatakan KDP juga sering berujung dengan penyelesaian damai. Seperti yang terjadi di Rawa Barat oleh anggota PPSU pria berinisal Z, kepada pacarnya E.

"Perdamaian dalam KDP biasanya terjadi karena relasi yang membingungkan antara mencintai, kasihan tetapi di sisi lain membenci perilaku kekerasan. Namun demikian, rasa kasihan dan merasa masih dalam relasi cinta menyebabkan korban memilih damai," ucapnya.

Namun, meski antarkorban dan pelaku berujung damai, polisi tetap bisa mengusut kasus tersebut. Seperti yang dilakukan oleh Polsek Mampang yang menetapkan Z sebagai tersangka.

"Tindakan polisi meneruskan perkara tersebut karena biasanya bukan dianggap sebagai delik aduan melainkan delik biasa. Polisi dapat langsung bertindak memproses tindak penganiayaan berat dan kemungkinan berulang terhadap korban," katanya.

Pelaku Cemburu Kepada Korban

Diketahui sebelumnya, viral di media sosial aksi penganiayaan yang dilakukan oleh Z kepada pacarnya yang berinisial E. Z diduga cemburu hingga tega menganiaya E.

Dari video yang dilihat detikcom, Selasa (9/8), terlihat seorang pria yang mengenakan pakaian PPSU sedang menganiaya seorang perempuan. Pria itu menendang dan menjambak korban.

Pria itu kemudian terlihat menaiki sepeda motornya dan langsung menggilas korban dengan motornya. Korban terlihat tertabrak dan terjungkal ke arah belakang.

Lurah Bangka, Firdaus Aulawy, membenarkan kejadian itu. Firdaus menyebutkan kejadian itu terjadi di Jalan Kemang VI, Senin (8/8) siang.

Z kini menjadi tersangka. Ia dijerat Pasal 351 tentang Penganiayaan.

Z menganiaya hingga melindas E menggunakan motor karena cemburu dibanding-bandingkan.

"(Z cemburu) dibandingkan dengan mantan pacar (kekasihnya)," ujar Kapolsek Mampang Kompol Supriadi kepada wartawan, Rabu (10/8).

Supriadi tidak menjelaskan detail hal apa yang dibanding-bandingkan oleh korban.

"Dibanding-bandingkan aja, paling kebaikan aja. (Korban) tidak menjelaskan, sih," lanjutnya.

Simak video 'Wagub DKI Minta Petugas PPSU Penganiaya Pacar Dipecat-Dipolisikan':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT