ADVERTISEMENT

Suara Mahasiswa

Irjen Sambo Tersangka, Korpus BEM Nusantara: Bentuk Keseriusan Kapolri

Herianto Batubara - detikNews
Kamis, 11 Agu 2022 17:07 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan penanganan terbaru kasus tewasnya Brigadir J di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Perkembangan pengusutan kasus tewasnya Brigadir Yoshua Hutabarat makin terang usai penetapan eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka utama. Koordinator Pusat BEM Nusantara, Ahmad Supardi, menilai ini adalah bentuk keseriusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Dalam perkembangannya kasus penembakan brigadir J mulai terang benderang per hari ini. Hal ini adalah bentuk keseriusan Kapolri dalam mengusut tuntas kasus ini," kata Ardi kepada wartawan, Rabu (10/8/2022).

Diketahui Kapolri Jenderal Sigit telah membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus tewasnya Brigadir Yoshua secara transparan. Ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta kasus ini dibuka seterang-terangnya, jangan sampai ada yang ditutup-tutupi.

"Ditetapkannya 4 tersangka menjadi bukti bahwa Kapolri tegas dalam kasus ini, hanya saja Kapolri membutuhkan waktu sedikit lagi untuk mengumpulkan bukti bukti kuat agar tidak salah langkah," ucapnya.

Ardi menambahkan, Bharada E telah mengubah keterangan dan menyampaikan apa sebenarnya yang terjadi. Dia berharap Polri menjamin keselamatan Bharada E karena sudah jujur dalam memberikan kesaksian walaupun statusnya juga tersangka.

"Harapannya kasus ini bisa segera diselesaikan Kapolri, dengan demikian nama institusi Polri tetap memiliki marwah dan integritas sebagai pelayan yang selalu dekat dengan masyarakat," ujar Ardi.

"Siapapun yang terlibat dalam kasus tersebut harus diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku, yang melakukan penembakan maupun otak dari kejadian tersebut harus di proses dengan baik," sambungnya.

Ferdy Sambo Tersangka

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diketahui mengumumkan penanganan terbaru kasus tewasnya Brigadir J. Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka.

"Timsus menetapkan Saudara FS sebagai tersangka," kata Jenderal Sigit di kantornya, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (9/8).

Sigit mengatakan skenario tembak menembak diduga dibuat oleh Ferdy Sambo. Dia mengatakan Ferdy Sambo diduga menembakkan senjata Brigadir Yoshua ke dinding untuk memperkuat skenarionya.

"Kemudian untuk membuat seolah-olah telah terjadi tembak-menembak, saudara FS melakukan penembakan dengan senjata milik saudara J ke dinding berkali-kali untuk membuat kesan seolah telah terjadi tembak-menembak Terkait apakah saudara FS menyuruh ataupun terlibat langsung dalam penembakan, saat ini tim terus melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan pihak-pihak yang terkait Kemarin kita telah tetapkan 3 orang tersangka yaitu saudara RE, saudara RR, dan saudara KM," ujarnya.

Atas dasar temuan itu, Bareskrim menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka. Sigit menyatakan motif penembakan terhadap Brigadir Yoshua masih didalami.

"Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara dan Timsus telah memutuskan untuk menetapkan saudara FS sebagai tersangka. Jadi saya ulangi Timsus telah menetapkan saudara FS sebagai tersangka," ujarnya.

(hri/hri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT