ADVERTISEMENT

Mensos Kirim Bantuan ke Masyarakat Terdampak Krisis Pangan di Lanny Jaya

Silvia Ng - detikNews
Kamis, 11 Agu 2022 17:50 WIB
Cuaca ekstrem hingga embun beku di Lanny Jaya, Papua.
Cuaca ekstrem hingga embun beku di Lanny Jaya, Papua. (Antara)
Jakarta -

Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan untuk masyarakat Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, yang sedang dilanda cuaca ekstrem hingga menimbulkan krisis pangan. Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyebutkan pihaknya mengirimkan berbagai bantuan mulai dari makanan, pakaian, hingga tenda.

"Maksimal (pengiriman) barang itu hanya 1,2 ton sehingga kita harus sampai empat kali membawa barang itu," kata Risma kepada wartawan, di Kemensos, Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2022).

"(Ada) makanan siap saji yang pertama kita kirim, makanan anak, pakaian dewasa laki-laki dan perempuan, pakaian anak, selimut, kita juga bantu tenda di beberapa tempat kita pasangkan sekalian tenda. Kemudian ada beras, yang kedua pun kita bawa seperti itu hampir sama," lanjut dia.

Risma juga mendapat permintaan bantuan berupa umbi-umbian. Untuk itu, Kemensos menyalurkan umbi-umbian dari Wamena untuk masyarakat Lanny Jaya.

"Kemarin, ada telepon dari Pak Kapolres minta dibantu bukan hanya beras, tapi umbi2an, tapi itu belinya di Wamena, nanti dikirim ke Lanny Jaya. Jadi umbi2an ada ketela ada apa gitu," ungkapnya.

Meski sesuai perkiraan cuaca ekstrem akan berlangsung selama lima bulan, Kemensos mengaku siap untuk terus memenuhi kebutuhan masyarakat Lanny Jaya.

"Ndak apa-apa (lima bulan cuaca ekstrem), kita (Kemensos) akan terus suplai untuk kebutuhan itu," kata dia.

Kemensos mengatakan hingga hari ini (11/8) pihaknya telah mengirimkan bantuan sebanyak empat kali dengan masing-masing 1,2 ton beratnya ke Lanny Jaya untuk membantu sekitar 763 orang terdampak.

Sebelumnya diketahui, Kabupaten Lanny Jaya tengah menghadapi krisis pangan akibat gagal panen karena diterpa bencana alam. Oleh sebab itu, keterlibatan semua pihak untuk membantu penanganan tersebut sangat dibutuhkan, termasuk bantuan dari pemerintah daerah (Pemda) di wilayah Provinsi Pegunungan. Krisis pangan ini diyakini dapat segera teratasi melalui keterlibatan banyak pihak.

Simak juga 'Prediksi Jokowi: 800 Juta Orang di Dunia Terancam Kelaparan':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT