ADVERTISEMENT

Ketua JoMan Apresiasi Sikap Kapolri di Kasus Pembunuhan Brigadir J

Hanifa Widyas - detikNews
Kamis, 11 Agu 2022 15:21 WIB
Ketua JoMan Immanuel Ebenezer (Wildan-detikcom)
Foto: Ketua JoMan Immanuel Ebenezer (Wildan-detikcom)
Jakarta -

Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) Imanuel Ebenezer mengapresiasi sikap tegas dan tak pandang bulu Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Sebab, Imanuel menganggap visi Polri Presisi yang diusung Listyo Sigit tidak hanya jargon semata, melainkan dilaksanakan dan disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Jargon Listyo Sigit yang dikatakan oleh Imanuel berkaitan dengan kasus pembunuhan Brigadir J. Diketahui, Polri telah menetapkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Adapun presisi merupakan singkatan dari prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan. Jargon tersebut membuat pelayanan dari kepolisian lebih terintegrasi, modern, mudah, dan cepat.

"Kapolri Listyo Sigit dinilai telah bersikap responsif, transparan, tegas, dan independen dalam penanganan kasus tersebut. Ini kita puji dan hormati," kata Noel, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (11/8/2022).

Ia menyebut keraguan masyarakat terhadap institusi Polri telah terjawab melalui penetapan kasus tersangka, yakni Ferdi Sambi. Listyo disebut telah menjaga kehormatan dan marwah Polri dengan menegakan kebenaran secara hukum.

Di samping itu, masyarakat juga menganggap pengungkapan yang dilakukan oleh Polri sangat luar biasa dan dilakukan secara ilmiah. Menurut Noel, pembuktian yang dilakukan untuk mencari kebenaran materiil atas suatu tindak pidana selalu berdasarkan pada scientific crime investigation.

Setelah melakukan penyidikan terhadap para saksi, invertigasi berbasis ilmiah sebagai upaya penguatan alat bukti dalam penanganan perkara pidana juga dinilai ampuh, termasuk dalam kasus meninggalnya Brigadir J.

"Hal tersebut merupakan langkah Kapolri sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik," kata Noel.

Sebagai informasi, dalam kasus ini Polri telah menetapkan empat tersangka, yaitu Bharada Richard Eliezer, Brigadir Ricky Rizal, Irjen Sambo dan berinisial KM. Keempatnya dijerat pasal pembunuhan berencana subsider pasal pembunuhan. Mereka dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP.

Simak Video 'Irjen Ferdy Sambo Diperiksa Sebagai Tersangka di Mako Brimob Hari Ini':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT