ADVERTISEMENT

Polisi: Pria Diduga Terkait Pembunuhan Anak-Ibu di Subang Seorang ABK

Antara - detikNews
Kamis, 11 Agu 2022 12:37 WIB
Amel, korban pembunuhan Ibu-anak di Subang
Amel korban pembunuhan di Subang. (Foto: dok. Istimewa)
Bandung -

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat telah mengamankan satu orang terkait kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak di Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, yang terjadi pada Agustus 2021. Pria itu berinisial S, yang diduga berada di lokasi kejadian saat peristiwa pembunuhan.

"Jadi nama yang bersangkutan ini memang sudah dipegang oleh penyidik, kemudian kami kembangkan," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, seperti dilansir detikJabar, Kamis (11/8/2022).

Dia menjelaskan, penyidik kepolisian mendapat informasi jika S berkegiatan di sebuah kapal sebagai anak buah kapal (ABK). Kemudian, kapal tersebut dijadwalkan berlabuh di Pelabuhan Muara Angke.

"Penyidik dan penyelidik lapangan melakukan koordinasi dengan Polsek di Muara Angke dan melakukan pengembangan menunggu kapal tersebut; dan pada saat itu didapatkan seorang bernama S ini," tambahnya.

Meski sudah diamankan, lanjutnya, seorang berinisial S itu masih berstatus sebagai saksi. Polisi melakukan pemeriksaan kepada S untuk memperdalam terkait dugaan keterlibatan dalam kasus pembunuhan tersebut.

"Ini yang perlu kami perjelas lagi, sehingga kemudian dilakukan pemeriksaan pada yang bersangkutan," ujar Ibrahim.

Sebelumnya, pada Rabu pagi, 18 Agustus 2021, jasad ibu dan anak, yakni Tuti (55) dan Amelia Mustika (23), ditemukan dalam kondisi tewas di bagasi mobil yang berada di kediamannya di Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Polres Subang kemudian menyimpulkan jika dua jasad tersebut merupakan korban pembunuhan. Namun, setelah hampir satu tahun, polisi belum juga menetapkan tersangka atas kasus pembunuhan tersebut.

Lihat juga video 'Sadis! Paman Bunuh Ponakan Saat Belajar di Kelas':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT