ADVERTISEMENT

Suara Mahasiswa

GMNI soal Irjen Sambo Tersangka: Kapolri Jalankan Rule of Law

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 11 Agu 2022 06:59 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan penanganan terbaru kasus tewasnya Brigadir J di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino menilai dengan ditetapkannya Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka adalah bukti polisi menjunjung prinsip adil. GMNI menilai ini juga bukti Polri profesional.

"Penetapan tersangka beberapa anggota polisi hingga Ferdy Sambo adalah bukti Kapolri menjalankan rule of law, sebagai upaya menjunjung tinggi prinsip berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, bentuk hadirnya Negara melalui Polri untuk memberikan rasa adil kepada setiap warga negaranya," kata Arjuna kepada wartawan, Rabu (10/8/2022).

"Ini juga bukti bahwa Polri masih menjaga penegakan hukum yang otonom, imparsial dan profesional," lanjutnya.

Menurutnya, penetapan Irjen Sambo sebagai tersangka ini adalah langkah Kapolri menyelamatkan institusi Polri sendiri. Sebab, kredibilitas Polri dipertaruhkan.

"Penetapan tersangka seorang Jenderal Bintang Dua ini harus menjadi pintu masuk Kapolri untuk melakukan reformasi di tubuh kepolisian. Ini langkah yang progresif, upaya penyelamatan institusi kepolisian dari potensi tergelincirnya kredibilitas institusi dari kepentingan pribadi dan kelompok," katanya.

Arjuna menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengembalikan Polri kepada khitahnya yaitu sesuai filosofi Tribrata Polri. Tak hanya itu, Sigit dinilai menyelamatkan anggota Polri.

"Dan yang paling penting Kapolri menyelamatkan institusi dan anggota Polri dari pemahaman jiwa korsa yang keliru, yang seharusnya tidak saling menjungkirbalikkan antar sesama anggota hanya karena kepentingan pribadinya," katanya.

Dia berharap semua anggota yang terlibat diproses pidana dan etik. Arjuna juga mengatakan kasus Sambo ini membuktikan bahwa masih ada keadilan di Indonesia.

"Harapannya semua anggota Polisi yang terbukti terlibat bisa diproses baik pidana maupun etika. Hal ini penting untuk membuktikan bahwa Dewi Themis (simbol keadilan mitologi Yunani) masih eksis dalam dunia penegakan hukum kita, dimana hukum tidak boleh tajam ke bawah tumpul ke atas. Hukum harus tegak sesuai dengan timbangan perbuatan yang dilakukan," ucapnya.

(zap/hri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT