ADVERTISEMENT

Drama 5 Hari Irjen Ferdy Sambo: Diperiksa, Dicopot, Jadi Tersangka

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 10 Agu 2022 15:52 WIB
Mako Brimob Adalah Apa? Tempat Ferdy Sambo Kini Diisolasi
Ferdy Sambo (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Penanganan kasus pembunuhan Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo kini ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan di Rutan Mako Brimob.

Dihimpun detikcom, Rabu (10/8/2022), Ferdy Sambo pertama kali muncul ke publik setelah insiden penembakan Brigadir J saat dirinya memenuhi panggilan Bareskrim pada Kamis (4/8). Sehari berselang, Ferdy Sambo dicopot dari jabatan Kadiv Propam dan kini telah ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan berencana Brigadir J.

Berikut drama 5 hari Ferdy Sambo sejak diperiksa hingga ditahan di Rutan Mako Brimob:

Kamis 4 Agustus

Irjen Ferdy Sambo diperiksa penyidik Bareskrim terkait kasus tewasnya Brigadir J pada Kamis (4/8). Sambo mengaku telah memberikan keterangan terkait apa yang disaksikannya di rumah dinasnya di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Hari ini saya memberikan keterangan apa yg ketahui dan saksikan yang terjadi di rumah dinas saya di Duren Tiga," kata Sambo di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8).

Sambo tak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai materi yang ditanyakan saat pemeriksaan. Dia menyerahkan sepenuhnya kasus Brigadir J ke tim khusus yang telah dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Mari sama-sama kita serahkan kepada timsus secara terang benderang. Itu saja yang ingin saya sampaikan untuk selengkapnya saya serahkan ke penyidik," ujar Sambo.

Kapolri Copot Sambo

Masih di hari yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot tiga jenderal, termasuk Irjen Ferdy Sambo dari Kadiv Propam, terkait tewasnya Brigadir Yoshua. Irjen Ferdy Sambo dicopot 2 jam usai diperiksa.

Kapolri Jenderal Sigit mengumumkan ada 25 personel yang diperiksa tim Irsus terkait dugaan menghambat penanganan kasus Brigadir Yoshua. Sigit mengatakan 25 orang itu langsung dimutasi.

"Malam hari ini saya akan keluarkan TR khusus untuk memutasi dan tentunya harapan saya proses penanganan tindak pidana terkait dengan meninggalnya Brigadir Yoshua ke depan akan berjalan dengan baik dan saya yakin timsus akan bekerja keras dan kemudian menjelaskan kepada masyarakat dan membuat terang tentang peristiwa yang terjadi," kata Kapolri dalam jumpa pers di Mabes Polri.

"Oleh karena itu, terhadap 25 personel yang saat ini telah dilakukan pemeriksaan kita akan menjalankan proses pemeriksaan terkait dengan pelanggaran kode etik dan tentunya apabila ditemukan adanya proses pidana, kita juga akan memproses pidana yang dimaksud," sambungnya.

Mutasi itu tertera pada ST Nomor: 1628/VIII/KEP/2022 yang diteken pada Kamis (4/8). Irjen Pol Ferdy Sambo dimutasikan sebagai Perwira Tinggi Pelayanan Masyarakat (Pati Yanma) Polri. Irjen Syahardiantono Wakabareskrim diangkat sebagai Kadiv Propam.

Lihat Video: Klarifikasi Benny Mamoto Soal Tak Ada Kejanggalan di Kasus Brigadir J

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT