ADVERTISEMENT

Walkot Tangerang Minta Pemerintah Bijak soal Penghapusan Tenaga Honorer

Inkana Putri - detikNews
Selasa, 09 Agu 2022 18:21 WIB
Walkot Tangerang di Rakernas APEKSI
Foto: Dok. Pemkot Tangerang
Jakarta -

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah siap mengakselerasi kebijakan pemerintah pusat, khususnya terkait isu penyederhanaan birokrasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan percepatan pemulihan ekonomi.

Kendati demikian, Arief meminta pemerintah pusat dapat memahami permasalahan di daerah tentang penghapusan tenaga honorer hingga penurunan pendapatan daerah.

"Jadi tadi sudah Rapat Pleno ke 3, kita sampaikan beberapa rekomendasi dari beberapa kota, untuk pemerintah pusat, kementerian dan lembaga," ujar Arief dalam keterangan tertulis, Selasa (9/8/2022).

Hal ini ia sampaikan usai Rapat Pleno ke 3 Rakernas Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) di Kota Padang, Selasa (9/8).

Soal penghapusan tenaga honorer, anggota Apeksi berharap pemerintah pusat dapat lebih bijak dalam menerapkan kebijakan tersebut. Sebab, hal ini menyangkut kontribusi honorer dan jumlah keuangan daerah jika nantinya ada konversi tenaga honorer menjadi PPPK.

"Kita minta solusi dari pemerintah pusat untuk penambahan dana DAU atau tenaga honorer ini kalau nanti diangkat PPPK bisa dibantu dari APBN," ungkapnya.

Sementara soal pemulihan ekonomi, Arief menyampaikan pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang sudah mulai membaik. Usai sempat -6,9% pada 2020, saat ini ekonomi di Tangerang telah menunjukkan tren positif di angka 3,7%. Meski demikian, Arief tetap mengingatkan soal bahaya COVID-19 yang kerap meningkat.

"Meskipun kita juga tetap waspada dengan lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi akhir-akhir ini," pungkasnya.

Simak juga 'Kantor Ridwan Kamil Diserbu Nakes, Tuntut Kenaikan Jadi ASN':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT