ADVERTISEMENT

Di Rakernas APEKSI, Walkot Cilegon Tolak Penghapusan Honorer

Yudistira Imandiar - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 16:55 WIB
Di Rakernas APEKSI, Walkot Cilegon Tolak Penghapusan Honorer
Foto: Dok. Pemkot Cilegon
Jakarta -

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian tidak setuju dengan rencana pemerintah pusat yang akan menghapus tenaga honorer pada 2023. Menurutnya, tenaga honorer telah banyak membantu dalam melayani masyarakat.

Hal ini dia tegaskan saat menjadi salah satu pimpinan sidang mewakili Komisariat III (Pulau Jawa) dalam forum Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (8/8).

"Jangan sampai dihapus lah, kasihan, biar bagaimana pun mereka sudah mengabdi dan ikut melayani masyarakat," kata Helldy dikutip dalam keterangan tertulis, Senin (8/8/2022).

Para wali kota dari berbagai wilayah sependapat penghapusan tenaga honorer tidak realistis. Penolakan penghapusan tenaga honorer rencananya diplenokan dalam rapat lanjutan pada Selasa (9/8).

Helldy menyatakan akan berjuang sekuat tenaga agar tenaga honorer dapat diprioritaskan menjadi ASN atau paling tidak pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

"Saya yakin teman-teman para walikota Se-Indonesia juga sepakat dengan usulan yang saya sampaikan sebab ini menyangkut hajat hidup orang banyak," cetus Helldy.

Helldy menegaskan dirinya bakal sangat serius memperjuangkan nasib honorer. Sebab, para honorer dinilai Helldy dibutuhkan dalam berbagai bidang pekerjaan.

"Yang jadi prioritas bukan hanya tenaga pendidikan di Dinas Pendidikan dan tenaga kesehatan di Dinkes, tapi juga tenaga teknis, itu penting karena berkaitan dengan pelayanan," sebut Helldy.

Sementara itu, Asda I Kota Cilegon Tatang Muftadi menambahkan sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat, Pemkot Cilegon masih membutuhkan tenaga honorer.

"Jumlah pegawai kita setiap tahun berkurang karena pensiun. Sementara jatah rekrutmen yang didapat Cilegon kurang memadai, maka untuk optimalisasi pelayanan, kita masih butuh honorer," ungkap Tatang.

Pada kesempatan yang sama, Ketua APEKSI, Bima Arya Sugiarto menyatakan penghapusan honorer pada tahun depan tidak rasional.

"Saya mengajak kepada semua kepala daerah untuk kompak mengawal masalah ini, kalau honorer betul betul selesai di 2023, lumpuh semuanya," ujar Bima.

Lihat juga video 'Ribuan Honorer Kesehatan Geruduk DPRD Sukabumi, Desak Diangkat ASN':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT