ADVERTISEMENT

Anies Lantik Indra Patrianto Jadi Kepala BPPBJ DKI Pengganti Blessmiyanda

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 09 Agu 2022 15:19 WIB
Gedung Balai Kota DKI Jakarta
Gedung Balai Kota DKI Jakarta (detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik Indra Patrianto sebagai Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta. Indra menggantikan Blessmiyanda yang dicopot karena tersandung kasus dugaan pelecehan seksual.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Maria Qibtya mengatakan pelantikan dilangsungkan pada Senin (8/8) lalu di Balai Agung, gedung Balai Kota DKI Jakarta. Selain Indra, Anies melantik Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Budhi Asih, dr Friana Asmely.

"Pelantikan kepala BPPBJ sama direktur RS Budi Asih karena dua-duanya kosong. BPPBJ Pak Indra, kalau RS Budhi Asih Ibu Friana Asmely," kata Maria kepada wartawan, Selasa (9/8/2022).

Maria menerangkan saat ini masih banyak posisi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup DKI Jakarta yang kosong. Karena itu, pihaknya tengah melakukan inventarisasi untuk kemudian mengadakan lelang jabatan.

"Kan untuk pengisian kalau Eselon II itu kewenangan Pak Gubernur, jadi kami sudah menyiapkan data, mudah-mudahan, ini kan sudah pelan-pelan keisi. Yang kosong nanti akan kita evaluasi lagi," ujarnya.

Selain posisi pejabat pimpinan tinggi pratama, Anies turut melantik pejabat fungsional Pemprov DKI Jakarta. Berikut daftar pejabat yang dilantik:

1. Indra Patrianto, S.H., M.Pd. sebagai Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa DKI Jakarta

2. dr. Friana Asmely, M.A.R.S. sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Budhi Asih

3. Daftar OPD, nama dan jenis jabatan fungsional yang dilantik yaitu:
a. Dinas Pendidikan
- Penilik Ahli Madya = 8 orang
- Penilik Ahli Muda = 2 orang
b. Badan Kepegawaian Daerah
- Analis Kepegawaian Ahli Madya = 1 orang
c. Dinas Pertamanan dan Hutan Kota
- Medik Veteriner Ahli Muda = 1 orang

Sebagaimana diketahui, Anies mencopot Blessmiyanda karena kasus dugaan pelecehan seksual ke bawahannya sejak 2021. Pencopotan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 499 Tahun 2021 Tentang Penjatuhan Hukuman Disiplin Tingkat Berat Berupa Pembebasan Dari Jabatan Kepada Pegawai Negeri Sipil Atas Nama Blessmiyanda SPi., MSi. NIP/NRK 196910131997031004/121892 Pangkat/Golongan Ruang Pembina Utama Madya (IV/d) Jabatan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta tanggal 23 April tahun 2021.

Terhadap pencopotan dirinya itu, Blessmiyanda akhirnya melawan. Gugatan kepada Anies dilayangkan ke PTUN Jakarta. Namun, gugatan tersebut ditolak.

"Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya. Menghukum Penggugat untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini sebesar Rp 349.500," demikian bunyi putusan PTUN Jakarta yang diketok oleh ketua majelis Nasrifal dengan anggota Sutiyono dan M Syauqie.

Blessmiyanda sempat mengajukan banding atas gugatannya yang kandas. Kendati begitu, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menolak permohonan banding atas gugatan mantan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta, Blessmiyanda, yang melawan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Penolakan banding tersebut tertuang dalam nomor putusan banding 5/B/2022/PT.TUN.JKT tertanggal 31 Maret 2022. Adapun kasus bermula saat Anies mencopot Blessmiyanda karena kasus dugaan pelecehan seksual kepada bawahannya.

"Mengadili: 1. Menerima permohonan banding dari Pembanding; 2. Menguatkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Nomor 162/G/2021/PTUN.JKT tanggal 16 Nopember 2021 yang dimohonkan banding; 3. Menghukum Pembanding untuk membayar biaya perkara pada kedua tingkat pengadilan yang untuk tingkat banding ditetapkan sejumlah Rp 250.000,00 (Dua ratus lima puluh ribu rupiah)," tulis putusan tersebut seperti yang dilihat, Senin (18/4/2022).

(taa/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT