Eks Kepala BPPBJ Blessmiyanda Kini Jadi Staf di Dinas Pertanian DKI

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 13:22 WIB
Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Provinsi DKI Jakarta, Blessmiyanda.
Foto: Dok. BPPJB DKI
Jakarta -

Blessmiyanda dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta setelah dinyatakan bersalah atas kasus pelecehan seksual. Kini, dia dipindahtugaskan di Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) DKI jakarta.

"Di DKPKP," kata Kepala Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Maria Qibtya di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (10/5/2021).

Maria menyampaikan posisi Blessmiyanda di instansi tersebut sebagai staf pelaksana.

"Pelaksana. Pelaksana itu staff jadi tidak menjabat karena dibebaskan dari jabatannya," jelasnya.

Kubu Blessmiyanda sempat memprotes mengenai pemecatannya yang dianggap tak jelas. Maria menegaskan Blessmiyanda dibebastugaskan dari jabatannya karena terbukti bersalah atas aduan kasus pelecehan.

"Nggak apa-apa, ngelak boleh-boleh saja. Tapi...jadi sebenarnya sudah jelas bahwa yang bersangkutan kena hubdis (hukuman disiplin) berat jadi dibebaskan dari jabatan," tegasnya.

Sebelumnya, Blessmiyanda dipecat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait dugaan telah melakukan pelecehan seksual. Kuasa hukum Blessmiyanda, Suriaman Pandjaitan, mengatakan kasus dugaan pelecehan seksual itu bisa dibuktikan apabila dibawa ke ranah pidana.

"Klien saya baru bisa dibuktikan melakukan pelecehan seksual jika perkara ini dibawa ke ranah pidana umum. Namun, klien saya yakin tidak pernah melakukan pelecehan seksual. Segala sesuatu yang selama ini menjadi ramai hanyalah fitnah. Bahkan, dari berita acara pemeriksaan klien saya di inspektorat maupun tim ad hoc, tidak ada pertanyaan yang bersangkut paut dengan tindakan pelecehan seksual seperti yang ada di dalam KUHP," ujar Suriaman dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/4/2021).

Suriaman menyebut keputusan Anies memecat Blessmiyanda dengan tuduhan telah melakukan pelecehan seksual merupakan tindakan yang tidak jelas. Menurutnya, keputusan itu membuat orang lain salah paham.

"Klien saya disebut terbukti melakukan pelecehan seksual setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan keputusan memberi sanksi disiplin berat. Pengumuman keputusan gubernur itu tidak jelas dan membuat banyak pihak salah paham sehingga hal ini harus diluruskan demi nama baik klien saya. Gubernur menjatuhkan sanksi kepada klien saya lewat Kepgub Nomor 499 Tahun 2001 tertanggal 23 April 2021," katanya.

Lihat juga video 'Diduga Korupsi Pengadaan Bibit Kopi, Oknum Pejabat Mamasa Ditahan!':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)