ADVERTISEMENT

Citra KPK Turun Versi Litbang Kompas, Pusako Singgung 'Kerjaan' Politisi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 09 Agu 2022 09:35 WIB
Feri Amsari
Feri Amsari (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Citra KPK versi survei Litbang Kompas menunjukkan hasil terendah dalam 5 tahun terakhir. Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas (Unand) Feri Amsari menilai turunnya citra KPK di mata publik itu terjadi karena revisi Undang-Undang KPK dan pimpinan yang diduga bermasalah secara etik.

"Sebab turun tingkat kepercayaan publik ke KPK kan imbas dari undang-undang dan diisinya pimpinan KPK oleh orang-orang yang secara etik bermasalah, jadi wajar saja dikorelasikan oleh publik bahwa KPK tidak lagi akan menjadi lembaga yang sesuai harapan mereka," kata Feri kepada wartawan, Senin (8/8/2022).

Feri menyebut hasil survei ini tak boleh jadi alasan untuk membubarkan KPK. Dia kemudian menyinggung keinginan politisi untuk membuat citra KPK bermasalah.

"Tetapi tidak boleh hasil survei ini menjadi latar belakang para politisi untuk membubarkan KPK, karena KPK hasil sekarang ini adalah kerjaan para politisi dan keinginan mereka adalah membuat citra KPK untuk menjadi bermasalah, kemudian dijadikan alat kepentingan untuk membubarkan KPK," jelasnya.

Hasil survei Litbang Kompas ini, menurut Feri, harus dijadikan untuk perbaikan di tubuh KPK. Dia berharap pimpinan KPK yang bermasalah tak lagi ada di periode berikutnya.

"Oleh karena itu, kalau memang hasil survei ini bisa menjadi patokan terhadap persepsi masyarakat terhadap KPK, mestinya hasil survei ini menjadi catatan penting untuk memperbaiki KPK dan membuat pimpinan KPK bermasalah tidak lagi memimpin KPK di masa yang akan datang," katanya.

"Jadi positifnya hasil survei ini membuktikan bahwa langkah-langkah politik menurunkan nilai KPK di mata masyarakat melalui revisi undang-undang dan seleksi pimpinan KPK adalah bukti nyata bahwa revisi Undang-Undang KPK dan seleksi pimpinan KPK menyebabkan citra KPK buruk. Segera mestinya KPK diperbaiki dan didesak presiden dan pembentuk undang-undang tidak lagi menggunakan cara-cara politik untuk memperlemah KPK agar citranya kembali seperti semula," sambungnya.

Simak video 'Citra KPK Terendah Versi Litbang Kompas, Firli Singgung Waktu Survei':

[Gambas:Video 20detik]



Simak hasil survei Litbang Kompas pada halaman berikut.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT