ADVERTISEMENT

KPU Anggarkan Santunan Petugas Pemilu Meninggal Dunia Rp 36 Juta Per Orang

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 21:16 WIB
Ilustrasi gedung KPU
Gedung KPU (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menganggarkan santunan jika ada petugas badan ad hoc yang meninggal dunia selama penyelenggaraan pemilu. Anggaran itu sebesar Rp 36 juta per orang.

"Selain kenaikan honor badan ad hoc, pemerintah telah menetapkan satuan biaya untuk perlindungan bagi petugas badan ad hoc untuk kecelakaan kerja. Bagi badan ad hoc dan penyelenggara pemilu dan pemilihan tahun 2024 rinciannya untuk santunan meninggal dunia itu adalah Rp 36 juta per orang," ujar komisioner KPU, Yulianto Sudrajat, di kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2022).

Selain itu, bagi petugas yang mengalami cacat permanen saat tugas, juga disediakan anggaran Rp 30,8 juta per orang. Kemudian, yang mengalami luka berat senilai Rp 16,5 juta per orang.

"Juga bagi yang luka sedang adalah Rp 8,25 juta per orang dan berikutnya untuk bantuan atau santunan biaya pemakaman Rp 10 juta per orang," jelas Drajat.

"Ini bagi perlindungan bagi penyelenggara pemilu di badan ad hoc ketika terjadi kecelakaan atau musibah di dalam rangka proses penyelenggaraan Pemilu 2024 yang akan datang," sambungnya.

Honor Petugas Badan Ad Hoc Naik

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) mengungkapkan honor petugas badan ad hoc pada Pemilu 2024 naik. Hal ini telah tertuang dalam SK Menteri Keuangan Nomor F647/MK.02/MK/2022 tanggal 5 Agustus 2022.

"Perihal satuan biaya masukan untuk tahapan pemilihan umum pemerintah telah menyetujui kenaikan honor bagi badan ad hoc untuk pemilu dan pemilihan tahun 2024 khususnya untuk PPK, PPS, KPPS, pantarlih, kemudian PPLN dan KPPSLN, dan kemudian pantarlih LN," ujar komisioner KPU, Yulianto Sudrajat, di kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2022).

Dibandingkan Pemilu 2019 dan Pemilu 2020, honor Pemilu 2024 mengalami kenaikan. Sejumlah jabatan mengalami kenaikan honor tersebut.

Berikut rinciannya:

- Ketua PPK: tahun Pemilu 2019 Rp 1.850.000 kemudian untuk tahun Pemilu tahun 2024 naik menjadi Rp 2.500.000
- Anggota PPK: tahun Pemilu 2019 itu anggota itu Rp 1.600.000 kemudian di Pemilu 2024 naik Rp 2.200.000
- Ketua PPS: tahun Pemilu 2019 Rp 900.000 kemudian untuk Pemilu tahun 2024 naik menjadi Rp 1.500.000
- Anggota PPS: tahun Pemilu 2019 Rp 850.000 untuk Pemilu 2024 naik menjadi Rp 1.300.000.
- Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilu: tahun Pemilu 2019 Rp 800.000 kemudian untuk Pemilu 2024 naik menjadi Rp 1.000.000
- Ketua KPPS: tahun Pemilu 2019 Rp 550.000 untuk Pemilu 2024 naik jadi Rp 1.200.000
- Anggota KPPS: tahun Pemilu 2019 itu honornya Rp 500.000 di Pemilu 2024 naik menjadi Rp 1.100.000
- Linmas petugas ketertiban di PPS: tahun Pemilu 2019 Rp 500.000 kemudian besok di pemilu 2024 Rp 700.000

Lihat juga video 'KPU, Bawaslu & DKPP Tinjau Proses Verifikasi Administrasi Partai':

[Gambas:Video 20detik]



(ain/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT