ADVERTISEMENT

Faktor Penyebab Tanah Longsor: Penjelasan dan Jenis-jenis Longsor

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 16:50 WIB
Faktor penyebab tanah longsor penting untuk diketahui. Tanah Longsor biasanya menyebabkan kerusakan lahan yang berdampak pada kehidupan masyarakat.
Faktor Penyebab Tanah Longsor: Penjelasan dan Jenis-jenis Longsor (Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)
Jakarta -

Faktor penyebab tanah longsor adalah salah satu informasi penting yang berkaitan dengan bencana alam. Tanah Longsor biasanya menyebabkan kerusakan lahan yang berdampak pada kehidupan masyarakat.

Lantas, apa saja faktor-faktor yang menjadi penyebab tanah longsor? Berikut informasinya beserta serba-serbi tanah longsor.

Faktor Penyebab Tanah Longsor: Apa Itu Tanah Longsor?

Sebelum mengetahui faktor penyebab tanah longsor, ketahui dulu apa itu tanah longsor. Dilansir situs Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah, atau material campuran tersebut, yang bergerak ke bawah atau keluar lereng.

Faktor penyebab tanah longsor penting untuk diketahui. Tanah Longsor biasanya menyebabkan kerusakan lahan yang berdampak pada kehidupan masyarakat.Faktor penyebab tanah longsor penting yang paling sering adalah curah hujan yang deras. (Foto: Jalu Rahman Dewantara)

Bagaimana Proses Terjadinya Tanah Longsor?

Tanah longsor paling sering terjadi akibat curah hujan yang deras. Proses terjadinya tanah longsor dijelaskan sebagai berikut:

  • Air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah
  • Jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir, maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng
  • Akibatnya, bencana tanah longsor tidak dapat dihindari.

Apa Saja Faktor Penyebab Tanah Longsor?

Tanah longsor biasanya terjadi bila gaya pendorong pada lereng lebih besar daripada gaya penahan. Gaya penahan umumnya dipengaruhi oleh kekuatan batuan dan kepadatan tanah. Adapaun gaya pendorong dipengaruhi oleh besarnya sudut lereng, air, beban serta berat jenis tanah batuan.

Faktor-faktor penyebab tanah longsor adalah:

  1. Hujan
    Hujan lebat pada awal musim dapat menyebabkan bencana longsor karena
    air akan masuk ke tanah dan terakumulasi di bagian dasar lereng, sehingga menimbulkan gerakan lateral. Longsor dapat dicegah apabila ada pepohonan di permukaannya, karena air akan diserap oleh tumbuhan.
  2. Lereng Terjal
    Lereng yang terjal terbentuk karena pengikisan air sungai, mata air, air laut, dan angin. Kebanyakan sudut lereng yang menyebabkan longsor
    adalah 180 derajat apabila ujung lerengnya terjal dan bidang longsorannya mendatar.
  3. Tanah yang Kurang Padat dan Tebal
    Tanah jenis ini memiliki berpotensi jadi penyebab longsor terutama bila terjadi hujan. Selain itu, tanah ini sangat rentan terhadap pergerakan tanah karena menjadi lembek terkena air dan pecah ketika hawa terlalu panas.
  4. Batuan yang Kurang Kuat
    Batuan endapan gunung api dan batuan sedimen berukuran pasir dan campuran antara kerikil, pasir, dan lempung umumnya kurang kuat. Batuan tersebut akan mudah menjadi tanah bila mengalami proses pelapukan dan rentan terhadap longsor bila ada pada lereng yang terjal.
  5. Jenis Tata Lahan
    Tanah longsor banyak terjadi di daerah tata lahan persawahan, perladangan, dan adanya genangan air di lereng yang terjal. Pada lahan persawahan, akarnya kurang kuat untuk mengikat butir tanah dan membuat tanah menjadi lembek dan jenuh dengan air sehingga mudah terjadi longsor.

Jenis-jenis Tanah Longsor

Ada 6 jenis tanah longsor, yaitu longsoran translasi, longsoran rotasi, pergerakan blok, runtuhan batu, rayapan tanah, dan aliran bahan rombakan. Jenis longsoran translasi dan rotasi paling banyak terjadi di Indonesia. Sedangkan, longsoran yang paling banyak memakan korban manusia adalah aliran bahan rombakan.

Berikut rinciannya.

  • Longsoran Translasi: Bergeraknya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk rata atau menggelombang landai.
  • Longsoran Rotasi: Bergeraknya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk cekung.
  • Pergerakan Blok: Perpindahan batuan yang bergerak pada bidang gelincir berbentuk rata. Longsoran ini disebut juga longsoran translasi blok batu.
  • Runtuhan Batu: Terjadi ketika sejumlah besar batuan atau material lain bergerak ke bawah dengan cara jatuh bebas. Umumnya terjadi pada lereng yang terjal hingga menggantung terutama di daerah pantai.
  • Rayapan Tanah: Jenis longsor yang bergerak lambat. Setelah waktu yang cukup lama, longsor jenis rayapan ini bisa menyebabkan tiang-tiang telepon, pohon, atau rumah miring ke bawah.
  • Aliran Bahan Rombakan: Jenis tanah longsor ini terjadi ketika massa tanah bergerak
    didorong oleh air. Kecepatan aliran tergantung pada kemiringan lereng, volume dan tekanan air, dan jenis materialnya.

Demikian informasi faktor penyebab tanah longsor dan serba-serbi bencana alam longsor. Semoga bermanfaat.

Lihat juga video 'Dua Warga Sukabumi Tewas Tertimbun Longsor Saat Bangun TPT Fondasi Rumah':

[Gambas:Video 20detik]



(kny/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT