ADVERTISEMENT

Survei Litbang Kompas: 62,6% Publik Tak Percaya KPK Usai Kasus Lili

Zunita Putri - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 14:09 WIB
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (tengah) bersama Ketua KPU Arief Budiman (kiri) memberi keterangan pers terkait OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/1/2020) terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar komisioner KPU Wahyu Setiawan. Selain itu, KPK menunjukan uang bukti suap yang diterima berupa uang pecahan dolar singapura senilai Rp 400 juta
Lili Pintauli Siregar Saat Masih Jadi Komisioner KPK (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kepercayaan publik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kian menurun. Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan 62,6 persen masyarakat tidak percaya KPK dipimpin orang bersih usai kasus mantan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar.

Survei ini dilakukan melalui wawancara telepon oleh Litbang Kompas pada 19-21 Juli 2022. Sebanyak 502 responden berusia minimal 17 tahun dari 34 provinsi diwawancara.

Sampel ditentukan secara acak dari responden panel Litbang Kompas sesuai dengan proporsi jumlah penduduk di 34 provinsi. Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan nirpencuplikan penelitian +-4,37 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Responden dalam survei ini disodori pertanyaan 'dengan kasus yang menimpa Komisioner KPK Lili Pintauli Siregar, apakah Anda masih mempercayai KPK saat ini dipimpin oleh orang yang bersih dari korupsi?'.

Hasilnya:
- Tidak percaya: 62,6 persen
- Percaya: 31,0 persen
- Tidak tahu: 6,4 persen

Kerja Firli Bahuri Sama Saja dengan Pimpinan Lain

Kemudian, responden juga ditanya 'secara umum apakah kinerja KPK pimpinan Firli Bahuri sudah lebih baik atau lebih buruk dibandingkan dengan kinerja KPK sebelumnya?

Hasilnya:
- Lebih baik: 25,2 persen
- Sama saja: 44,8 persen
- Lebih buruk: 23,6 persen
- Tidak tahu: 6,4 persen

Meski begitu, responden meyakini Firli Bahuri akan membuat KPK menjadi lebih baik. Hal ini diketahui dari pertanyaan 'Yakinkah Anda, kinerja KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri akan lebih baik lagi di sisa masa periodenya sampai 2023?'.

Hasilnya:
- Yakin: 59 persen
- Tidak yakin: 36,7 persen
- Tidak tahu: 4,3 persen.

Selain itu, publik menilai kelebihan KPK adalah operasi tangkap tangan (OTT). Sedangkan kelemahan KPK adalah status pegawai KPK adalah aparatur sipil negara (ASN).

Berikut ini rincian hasil surveinya:

1. Pertanyaan: Menurut Anda, apa yang menjadi kelebihan KPK saat ini?
Hasil survei:
- Operasi Tangkap Tangan: 33,7 persen
- Integritas: 24,2 persen
- Independensi: 7 persen
- Tidak ada: 10,1 persen
- Tidak tahu: 23,4 persen
- Lainnya: 1,6 persen

2. Pertanyaan: Menurut Anda, apa yang menjadi kelemahan KPK saat ini?
Hasil survei:
- Penyidiknya ASN/PNS: 23,9 persen
- Dewas KPK: 20,9 persen
- Tidak transparan, independen, berintegritas: 16,2 persen
- UU KPK direvisi: 15,4 persen
- Lainnya: 7,4 persen
- Tidak tahu 16,2 persen

Simak juga video 'Komisi III Yakin Dewas KPK Tangani Kasus Lili Pintauli Hingga Tuntas':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT