ADVERTISEMENT

KSP: Kapolri Sudah Pedomani Petunjuk Presiden soal Kasus Brigadir J

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 13:57 WIB
Moeldoko (dok. Istimewa)
Moeldoko (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Kasus Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J memasuki baru setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menindak 25 personel, termasuk tiga jenderal, yang diduga menghambat proses penyidikan. KSP kembali menegaskan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar kasus diusut tuntas.

"Intinya suaranya nggak berubah bahwa perintah presiden terhadap kasus ini supaya dituntaskan secara transparan, terbuka. Agar tidak terjadi, apa itu, menjadi isu-isu yang ke sana-kemari. Jadi sudah jelas perintah presiden," kata Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/8/2022).

Moeldoko mengatakan perintah Jokowi sudah jelas. Menurut Moeldoko, Kapolri juga sudah mengikuti arahan Jokowi.

"Kapolri sudah memedomani petunjuk presiden," imbuh Moeldoko.

Kasus Brigadir J

Seperti diketahui, kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J memasuki babak baru. Ajudan istri Irjen Ferdy Sambo, Brigadir Ricky, kini ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka terhadap Brigadir Ricky ini disampaikan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi. Andi mulanya mengungkap bahwa Brigadir Ricky sudah ditahan di Bareskrim Polri.

"Sudah ditahan di Bareskrim," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dihubungi detikcom, Minggu (7/8).

Brigadir Ricky disangkakan Pasal 340 KUHP. Pasal tersebut mengatur perihal pembunuhan berencana.

"(RR disangkakan) dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP," kata Andi yang juga Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri itu.

Selain Brigadir Ricky, Bharada E telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka di kasus tewasnya Brigadir Yoshua. Bharada E disangkakan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Pasal ini berbeda dengan dengan yang disangkakan kepada Brigadir RR.

Bharada E dan Brigadir Ricky ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan laporan polisi yang dilayangkan oleh pihak keluarga Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, yakni terkait dugaan pembunuhan berencana Pasal 340 KUHP juncto 338 juncto 351 ayat 3 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP.

Simak video 'Sederet Pengakuan Bharada E yang Kini Sudah Plong':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT