Hermawan Sulistyo soal Ferdy Sambo Ditahan: Kapolri Progresif dan Korektif

ADVERTISEMENT

Hermawan Sulistyo soal Ferdy Sambo Ditahan: Kapolri Progresif dan Korektif

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 08:36 WIB
Hermawan Sulistyo
Guru besar Universitas Bhayangkara Jaya (UBJ) Profesor Hermawan Sulistyo (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Guru besar Universitas Bhayangkara Jaya (UBJ), Profesor Hermawan Sulistyo atau Prof Kikiek, menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah melakukan langkah progresif dan korektif. Hal itu disampaikan Prof Kikiek terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Ketika Kapolri melakukan langkah-langkah korektif secara keseluruhan karena anak buahnya, maka dilakukan langkah perbaikan. Jarak waktu hanya dua hari dari tindakan Kapolri sebelumnya (pencopotan 25 polisi), dengan tindakan Kapolri tadi malam (penahanan Ferdy Sambo) itu sangat singkat," kata Prof Kikiek kepada wartawan, Minggu (7/8/2022).

Prof Kikiek menduga anggota yang mengambil barang bukti CCTV saat kejadian telah mengaku soal sosok yang memerintahkan dia. "Dugaan saya, begitu yang ambil CCTV ditangkap, dia ngaku dia disuruh. Siapa yang suruh? Ini bisa jadi tidak langsung Sambo-nya," imbuh dia.

Prof Kikiek mengatakan langkah tim khusus Kapolri dan Inspektorat Khusus sudah mengalami kemajuan dan sesuai prosedur. Prof Kikiek menuturkan tindakan Polri dalam hari-hari belakangan ini sudah bisa menunjukkan arah kasus pembunuhan Brigadir J.

"Cukup progresif. Ini tindakan korektif. Harus dicatat oleh publik bahwa polisi harus hati-hati sampai buktinya cukup. Publik tidak sabar, tapi kalau langkah polisi saat ini sudah sangat on the track dan petunjuknya sudah sangat jelas nanti akan ke arah mana," ungkap pria yang juga merupakan salah satu penasihat ahli Kapolri ini.

Dia pun sangat mengapresiasi kerja penyidik, yang setahunya sudah bekerja ekstra untuk mencari bukti-bukti. "Sangat mengapresiasi. Kerja (penyidik) sudah 24 jam dengan risiko kegagalan, artinya tidak ketemu barbuk lagi. Tidak ada kejahatan yang sempurna," ujar dia.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan Video 'Dugaan Ambil CCTV Buat Irjen Sambo Dibawa ke Mako Brimob':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT