Blak-blakan Bharada E Ungkap Nama-nama di Kasus Brigadir J

ADVERTISEMENT

Blak-blakan Bharada E Ungkap Nama-nama di Kasus Brigadir J

Tim detikcom - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 07:13 WIB

Perintah Atasan Langsung

Deolipa membeberkan perintah yang dimaksudnya itu. Menurut dia, Bharada E mengaku diperintah atasan langsungnya.

"Ya, dia diperintah oleh atasannya," kata Deolipa Yumara.

"Atasan langsung, atasan yang dia jaga," jelasnya.

Deolipa menjelaskan Bharada E mengaku menerima perintah dari atasan langsungnya untuk membunuh.

"Ya, perintahnya ya untuk melakukan tindak pidana pembunuhan," tutur Deolipa.

Sopir dan Ajudan Istri Sambo Ditahan

Kabar terbaru datang dari pengusutan kasus tewasnya Brigadir J. Dua anggota Polri yang merupakan ajudan dan supir istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (PC). Keduanya ditahan sejak Minggu (7/8).

Pernyataan itu diungkap oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Mabes Polri Brigjen Andi Rian. Jawaban Andi Rian ini sekaligus meluruskan kabar jika ajudan dan asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo ditangkap oleh Timsus.

"Bohong itu (pemberitaan). Yang benar Bharada RE dan Brigadir RR," kata Andi Rian saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (7/8/2022).

Andi Rian mengatakan Bharada RE dan Brigadir RR merupakan sopir dan ajudan dari istri Ferdy Sambo.

"Sopir dan ajudan ibu PC," lanjutnya.

"Sudah ditahan di Bareskrim," sambung Andi Rian.

Bharada E Ajukan Jadi JC

Bharada E sebelumnya juga bakal mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) dalam kasus tewasnya Brigadir J. Bharada E juga akan meminta perlindungan hukum kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Tentunya kita melihat ini penting untuk dilindungi sekarang saksi kunci walaupun tersangka, tapi penting sehingga kami bersepakat kita ajukan diri yang bersangkutan (Bharada E) sebagai justice collaborator. Kita juga meminta perlindungan hukum kepada LPSK," kata kuasa hukum Bharada E, Deolipa Yumara, di gedung Bareskrim Polri, Sabtu (6/8).

Deolipa menjelaskan Bharada E mengajukan JC karena dianggap dapat menjadi saksi kunci kasus tewasnya Brigadir J. Sebab, hasil pembicaraan dengan kliennya itu, Bharada E sudah menceritakan lengkap peristiwa yang dia alami.

"Kami berpandangan apa yang dia alami adalah suatu keadaan kunci yang bisa menjadi titik terang perkara ini, salah satunya adalah apa yang dialami dia (Bharada E)" jelas Deolipa.

"Dalam posisi beliau pertama kali tadi beliau mulai cerita sesuatu yang membuat beliau tidak nyaman selama ini dalam pengalaman beliau menghadapi perkara yang menimpa dia. Sehingga dia banyak cerita dan kami memang minta supaya bicara dari hati ke hati, terserah, apa adanya dan dia cerita secara lengkap yang dia alami," sambungnya.


(knv/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT