ADVERTISEMENT

Banjir Lumpuhkan Aktivitas Warga Katingan Kalteng

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 01:01 WIB
Banjir di Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Foto: Banjir di Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) (dok.BNPB)
Jakarta -

Banjir terjadi di Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng). Banjir itu sebabkan aktivitas masyarakat terganggu.

Banjir disebut terjadi sejak Jumat (5/8) lalu, dan masih menggenangi sejumlah desa di Kabupaten Katingan, Kalteng. Penyebabnya, hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu Sungai Samba, dan Sungai Katingan hingga debit air meluap.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan menginformasikan genangan yang terjadi pada sejumlah desa di tiga kecamatan mengganggu aktivitas warga. BPBD memantau kegiatan masyarakat mengalami kelumpuhan pada hari ini, Minggu (7/8). Menurut pantauan BPBD, banjir berpotensi meluas hingga wilayah hilir Kabupaten katingan," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Minggu (7/8/2022).

Sejumlah desa di tiga kecamatan, Kabupaten Katingan terendam banjir. Desa-desa tersebut, adalah Desa Tumbang Habangoi, Nusa Kutau, Batu Tukan, dan Batu Badak di Kecamatan Petak Malai. Selanjutnya, Desa Tumbang Kaman, Tumbang Labehu, dan Tumbang Manggu di Kecamatan Sanaman Mantikei. Sedangkan Desa Samba Bakumpai di Kecamatan Katingan Tengah.

"Sebanyak 733 KK terdampak banjir tersebut. Sementara itu, 419 rumah terendam, dan fasilitas publik terdampak, seperti fasilitas pendidikan 3 unit, perpustakaan 1 unit, sarana kesehatan 2 unit, tempat ibadah 5 unit. Tinggi muka air terpantau antara 20 hingga 70 cm," ujarnya.

Abdul Menyebut, BPBD Katingan telah berkoordinasi dengan pihak desa, dan kecamatan terdampak. Selain itu personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Sar, dan Tagana, serta relawan telah diterjunkan ke lokasi untuk penanganan. "Bupati Katingan akan menetapkan status tanggap darurat bencana banjir, terhitung pada 6 hingga 19 Agustus 2022, meskipun masih dalam proses administrasi," katanya..

Simak juga 'BMKG Mutakhirkan Zona Musim Agar Lebih Tepat & Akurat':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT