ADVERTISEMENT

Ikuti Lomba Kicau, Anies Cerita Hobi Pelihara Burung Sejak SD

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 07 Agu 2022 21:43 WIB
Anies Baswedan saat ikuti lomba kicau burung di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Foto: Anies Baswedan saat ikuti lomba kicau burung di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hari ini mengikuti perlombalaan kicau burung yang digelar di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Meskipun harus menelan pil pahit kekalahan dalam kompetisi hari ini, Anies mengaku hal tersebut tak memadamkan ketertarikannya terhadap burung kicau.

"Ya nggak apa-apa (kalah) . Yang pening burungnya senang ikut kompetisi," kata Anies ketika ditemui usai kompetisi, Minggu (7/8/20222).

"Saya jarang ikut kompetisi, tapi saya menikmati burung kicau sejak masa kecil. Jadi ketika dulu saya masih SD, SMP kelas 1 saya pelihara burung kicau," sambungnya.

Anies berujar sewaktu kecil, dia kerap menyambangi pasar satwa di Pasar Ngasem, Yogyakarta hingga pasar di kawasan Borobudur, Magelang. Dia bahkan rela menempuh perjalanan cukup jauh demi sekadar melihat-lihat ragam koleksi burung yang dijajakan di pasar tersebut.

Sayangnya, di kala itu dia tak bisa membeli burung impiannya seperti murai dan cucak rowo karena harganya yang relatif mahal.

"Saya sering ke sana naik bis, lihat burung. Waktu itu kami hanya pelihara burung yang kita mampu, jalak, kepodang. Kalau burung seperti murai, cucak rowo itu burung impian. Saya waktu itu janji mudah-mudahan suatu saat saya bisa punya murai, bisa punya cucak rowo," ucapnya.

Kini, Mantan Menteri Pendidikan RI itu berhasil memelihara burung impiannya. Anies setidaknya memiliki 15 koleksi burung, 12 burung di antaranya.

"Akhirnya saya punya. Jadi di rumah saya pelihara Anis Merah, kemudian Murai Batu, kemudian Cucak Ijo, Cucak Rowo. Di rumah mungkin 12 ya," ucapnya.

Sedangkan 3 burung lainnya diletakkan di kantornya di Balai Kota DKI Jakarta. Anies bahkan membawa salah satu burung peliharaannya di kantor berjenis Anis Merah untuk bertanding hari ini.

"Di kantor juga ada Anis Merah, Murai. Ada 3 di kantor. Jadi kadang-kadang kalau saya telpon pagi orang ngira masih di rumah, enggak ini di kantor, di kantor saya juga ada burung juga. Ini (Anis Merah) yang di kantor," imbuhnya.

Anies Yakin Kompetisi Kicau Burung Mampu Gerakkan Ekonomi

Pemprov DKI Jakarta hari ini menggelar Lomba Kicau Burung sebelum digelarnya Piala Gubernur Jakarta. Anies menilai kompetisi lomba burung seperti ini dapat menggerakkan ekonomi mikro, khususnya di Jakarta.

Menurutnya, banyak peserta yang berasal dari daerah datang ke Jakarta dan bertransaksi ekonomi untuk melengkapi kebutuhan, baik peserta maupun burung kicau peliharaan yang akan dipertandingkan.

"Saya senang sekali komunitas (kicau mania) ini tumbuh berkembang dan kita di Jakarta ingin memfasilitasi lebih banyak lagi. Kita ingin bukan hanya hobinya berkembang, tapi perekonomiannya bergerak," ucap Anies.

"Di balik kompetisi ini ada pergerakan ekonomi yang amat besar, baik dari kota-kota di Jawa maupun tadi bertemu dari kalimantan Timur bahkan Sumatra. Sehingga, hotel-hotel di sekitar sini penuh dengan peserta yang berkompetisi. Sarananya saja dari mulai tangkringan, kandang, kain penutup (diperjualbelikan) menggerakkan perekonomian," lanjutnya.

Anies mengapresiasi tingginya animo masyarakat dalam kegiatan hari ini. Dia bahkan berencana menyelenggarakan kompetisi dalam lingkup lebih besar dan melibatkan beragam komunitas pecinta burung.

"Jadi, ini adalah ekonomi mikro yang bergerak ketika ada kompetisi. Dan ini baru 4 komunitas, sedangkan ada 125 komunitas burung di Jakarta. Nantinya, akan bertahap kita selenggarakan kompetisi burung lebih banyak lagi, sehingga harapannya bukan hanya memajukan ekonomi tapi juga menjadi wadah bagi yang memiliki minat untuk bertanding dan belajar," paparnya.

(taa/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT