ADVERTISEMENT

4 Hal soal Irjen Sambo yang Kini Dimutasi ke Yanma Polri

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Agu 2022 22:07 WIB
Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo
Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Irjen Ferdy Sambo dicopot dari jabatannya sebagai Kadiv Propam Polri terkait tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Kini Irjen Ferdy Sambo dimutasi sebagai pati Yanma Polri.

Pencopotan Irjen Ferdy Sambo disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kamis (4/8/2022). Pencopotan itu tertuang pada ST Nomor: 1628/VIII/KEP/2022 yang diteken hari itu juga.

Diketahui, Brigadir Yoshua diketahui tewas diduga ditembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7). Ada satu polisi yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni Bharada E.

1. Dicopot 2 Jam Setelah Diperiksa

Ferdy Sambo dicopot 2 jam setelah diperiksa. Ferdy Sambo diperiksa oleh Dittipidum Bareskrim Polri pada Kamis (4/8). Irjen Ferdy Sambo hadir di Bareskrim pada pukul 10.00 WIB.

Ferdy Sambo, yang berseragam dinas lengkap, keluar dari gedung Bareskrim pukul 17.14 WIB atau setelah 7 jam menjalani pemeriksaan.

"Hari ini saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan keempat," ujar Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo mengaku sebelumnya telah menjalani serangkaian pemeriksaan. Dia telah memberikan keterangan di Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya.

"Saya sudah memberikan keterangan ke penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya, dan sekarang yang keempat di Bareskrim," kata Ferdy.

Dua jam kemudian, Kapolri Jenderal Sigit mengumumkan ada 25 personel yang diperiksa tim irsus terkait dugaan menghambat penanganan kasus Brigadir Yoshua. Sigit mengatakan 25 orang itu langsung dimutasi.

"Malam hari ini saya akan keluarkan TR khusus untuk memutasi dan tentunya harapan saya proses penanganan tindak pidana terkait dengan meninggalnya Brigadir Yoshua ke depan akan berjalan dengan baik dan saya yakin timsus akan bekerja keras dan kemudian menjelaskan kepada masyarakat dan membuat terang tentang peristiwa yang terjadi," kata Kapolri dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, sekitar pukul 19.08 WIB.

"Oleh karena itu, terhadap 25 personel yang saat ini telah dilakukan pemeriksaan, kita akan menjalankan proses pemeriksaan terkait dengan pelanggaran kode etik dan tentunya apabila ditemukan adanya proses pidana, kita juga akan memproses pidana yang dimaksud," sambungnya.

2. Alasan Dicopot

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan alasan sejumlah perwira Polri yang dimutasi ke Yanma. Mereka dimutasi dalam status pemeriksaan timsus.

"Yang dimutasi sebagai pamen (perwira menengah) Yanma Polri dalam status proses pemeriksaan oleh irsus timsus (inspektorat khusus tim khusus)," ujar Dedi dalam kesempatan terpisah.

"Apabila terbukti melakukan pelanggaran etika, akan diperiksa. Apabila terbukti pelanggaran pidana seperti Pak Kapolri sampaikan, akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku," imbuh Dedi.

Simak video 'Mengenal Yanma Polri, Jabatan Baru Irjen Sambo':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT