ADVERTISEMENT

Polisi Periksa Saksi Ahli IT-Pidana Terkait Kasus Roy Suryo

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 05 Agu 2022 21:31 WIB
Diskusi Polemik bertema
Roy Suryo (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Polisi menahan Roy Suryo terkait kasus posting stupa Candi Borobudur mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa 13 orang saksi.

"Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 13 saksi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (5/8/2022).

Para saksi diperiksa sejak kasus masih berstatus penyelidikan hingga dinaikkan menjadi penyidikan. Para saksi yang diperiksa di antaranya adalah saksi ahli.

"Saksi ahli bahasa, saksi ahli agama, kemudian saksi ahli di bidang media sosial, saksi ahli sosiologi hukum, ahli pidana, dan juga saksi terkait dengan ITE," sebutnya.

Selain itu, polisi memeriksa saksi-saksi yang mengetahui terkait unggahan Roy Suryo. Polisi juga memeriksa Roy Suryo setelah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kemudian di tahap penyidikan, Saudara Roy Suryo sudah kita lakukan beberapa kali pemeriksaan," katanya.

Untuk diketahui, setelah ditetapkan sebagai tersangka, Roy Suryo sudah tiga kali diperiksa penyidik. Polisi mengimbau masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Roy Suryo ditahan selama 20 hari ke depan. Penyidik menahan Roy Suryo agar tersangka tidak menghilangkan barang bukti.

Dalam kasus ini, Roy Suryo dijerat pasal berlapis. Roy Suryo terancam 6 tahun penjara.

Roy Suryo disangkakan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 156A KUHP dan/atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Simak video 'Roy Suryo Ditahan, Khawatir Hilangkan Barang Bukti':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/mei)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT