ADVERTISEMENT

MIND ID Gandeng Pensiunan TNI AD Kembangkan Bibit Unggul Sukun

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Jumat, 05 Agu 2022 15:33 WIB
Erick Thohir
Foto: MIND ID
Jakarta -

MIND ID berkolaborasi dengan Kodam XVI/Pattimura ikut ambil bagian dalam Silaturahmi Nasional Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) ke-19 di Sentul, Bogor, Jumat (5/8/2022). MIND ID hadir bersama Kodam XVI/Pattimura membuka booth bertema 'sejuta bibit sukun'.

Booth tersebut merupakan upaya MIND ID sebagai Holding BUMN Industri Pertambangan yang beranggotakan PT Antam, Tbk, PT Bukit Asam, Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), PT Timah, Tbk, untuk mendukung terwujudnya satu juta bibit sukun premium yang nantinya akan disalurkan ke Desa Tengah Tengah di Maluku Tengah, Maluku.

Uniknya, di Desa Tengah Tengah pohon sukun tumbuh di atas karang. Namun, potensi sukun itu belum dimaksimalkan. Masyarakat Tengah Tengah lebih senang menjual buah sukun mentah, dengan kisaran harga Rp 25-50 ribu. Tapi, ada pula masyarakat lokal yang mengolahnya terlebih dahulu semisal dibuat menjadi keripik, sehingga daya jual lebih tinggi dan lebih tahan lama.

Melihat peluang ini, organisasi Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) berkolaborasi dengan MIND ID, menggagas program pembibitan satu juta pohon sukun. Satu juta bibit ini diharapkan tuntas dalam waktu setahun atau sekitar Juli 2023.

"Buah sukun Maluku bisa menjadi salah satu komoditi unggulan Tanah Air. Selain sebagai sumber pangan juga sebagai vegetasi yang sifatnya menjaga sumber sumber air jika musim kering," jelas Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID Dany Amrul Ichdan dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat (5/8/2022).

"Ini merupakan salah satu refleksi kepedulian MIND ID kepada upaya-upaya pelestarian lingkungan yang memberikan nilai tambah. Bibit pohon sukun ini diharapkan dapat menjadi salah satunya cikal bakal yang berkelanjutan, untuk turut membantu rakyat Indonesia, khususnya di daerah Maluku. Kami berharap bibit sukun unggulan ini bisa membantu menambah penghasilan para purnawirawan dan membuat mereka lebih sejahtera," imbuh Dany.

Dany mengungkapkan gerakan tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) no 8 dan 15, yakni economic growth dan life on land. Sebagai perbandingan, kata Dany, di Singapura satu buah sukun bisa dibanderol seharga 15 dolar Singapura, atau sekitar Rp 150 ribu.

Gagasan program satu juta bibit sukun ini pun kemudian dikerjasamakan dengan Kodam XVI/Pattimura, Universitas Pattimura, komunitas masyarakat setempat dengan dukungan penuh dari MIND ID. Bibit-bibit pohon sukun Maluku yang akan dikembangkan adalah pohon-pohon induk yang berasal dari berbagai desa berdasarkan rekomendasi Universitas Pattimura.

Ketua Umum PPAD Letjen Purn Doni Monardo menyampaikan sejuta bibit pohon sukun diharapkan bisa membantu rakyat dalam menghadapi ancaman krisis pangan. Ia menuturkan buah sukun dapat diolah menjadi bermacam-macam menu makanan.

"Tanaman sukun juga menjadi salah satu jenis pohon yang sangat baik untuk mendukung program antisipasi kebencanaan yaitu dengan mitigasi berbasiskan vegetasi," ujar Doni.

(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT