Aksi Terjun Payung Prajurit TNI-US Army di Latma Super Garuda Shield

ADVERTISEMENT

Aksi Terjun Payung Prajurit TNI-US Army di Latma Super Garuda Shield

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 03 Agu 2022 14:23 WIB
Aksi Terjun Payung Prajurit TNI-US Army di Latma Super Garuda Shield (Wildan/detikcom)
Aksi Terjun Payung Prajurit TNI-US Army di Latma Super Garuda Shield (Wildan/detikcom)
Palembang -

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Komando Indo-Pasifik AS (INDOPACOM) hari ini melakukan latihan terjun payung bersama. Latihan terjun payung ini merupakan bagian dari Latihan Bersama (Latma) Super Garuda Shield.

Pantauan detikcom di drop zone, Martapura, Sulawesi Selatan, barisan penerjun mulai bersiap pada pukul 10.27 WIB. Para prajurit yang berasal dari 14 negara itu tampak meloncat dan terjun dari pesawat. Satu per satu parasut para penerjun mulai mengembang di angkasa.

Aksi tersebut disaksikan langsung oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Komandan Jenderal Angkatan Darat AS untuk Pasifik Jenderal Charles Flynn, dan beberapa petinggi militer lainnya dari berbagai negara.

Pantauan di lokasi, terjun payung dilakukan tiga sesi. Pertama, pada pukul 10.27 WIB; kedua, pada pukul 10.37 WIB; dan yang terakhir pukul 10.43 WIB. Terlihat di sana ratusan penerjun mendarat di kawasan drop zone.

Setelah itu, wing airborne exchange ceremony atau penyematan penghargaan terhadap beberapa penerbang dari tiga negara tersebut mewakili penerbang lainnya.

Tentang Super Garuda Shield 2022

Latihan bersama Super Garuda Shield melibatkan 14 negara sahabat, yaitu Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Jepang, Singapura, Prancis, Inggris, Papua Nugini, Timor Leste, India, Kanada, Selandia Baru, dan Korea Selatan.

Super Garuda Shield tahun ini juga merupakan sebuah ajang latihan bersama dengan skala yang cukup besar antara Indonesia dan negara-negara sahabat di kawasan Indo Pasifik yang melibatkan total 4.337 personel.

Dengan Rincian TNI 3.455 personel (AD 1.995, AL 704 dan AU 756), Amerika 1.337 personel, Australia 91 personel, Jepang 110 personel, Singapura 52 personel, Malaysia 3 personel, Inggris 2 personel, Papua Nugini 5 personel, Timor Leste 4 personel, India 2 personel, Kanada 3 personel, Selandia Baru 2 personel, dan Korea Selatan 3 personel.

Latihan gabungan ini berlangsung dari 1 Agustus hingga 14 Agustus mendatang, dengan mencakup latihan Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Marinir. Latihan ini dirancang untuk memperkuat inter-operabilitas, kemampuan, rasa saling percaya, dan kerja sama serta menciptakan komunikasi antarpersonel negara yang terlibat.

"Di mana pun kita berlatih, semoga latihan kita lancar dan semuanya bisa merapatkan hubungan berinteraksi, sehingga persahabatan ini bisa terus berlanjut sampai kita nanti selesai latihan dan mungkin berguna," kata Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat membuka acara di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat AD Baturaja, Sumatera Selatan, Rabu (3/8/2022).

Selain dilakukan di Puslatpur Baturaja, latihan juga dilaksanakan di Dabo Singkep Kepulauan Riau, Daerah Latihan Kodam VI/Mulawarman Amborawang, dan Bandara Sultan Mahmud Baharuddin Palembang.

Simak juga 'China Marah Besar Ketua DPR AS ke Taiwan, Gedung Putih Ogah Perang':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT