Polisi Mediasi Perkara Akses Rumah di Pulogadung yang Ditembok Tetangga

ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Polisi Mediasi Perkara Akses Rumah di Pulogadung yang Ditembok Tetangga

Mulia Budi - detikNews
Rabu, 03 Agu 2022 12:17 WIB
Polisi memediasi kasus akses rumah warga ditembok tetangga di Pulogadung, Jakarta Timur.
Polisi memediasi kasus akses rumah warga ditembok tetangga di Pulogadung, Jakarta Timur. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Polisi memediasi dua pihak soal kasus akses rumah Mursideh yang ditembok oleh tetangganya di Jl Gading Raya, Gang 8, RT 11 RW 10, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Selain pihak Mursideh, hadir pula pihak Widhia, yang menembok.

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (3/8/2022) pukul 11.50 WIB, mediasi antara keluarga Mursideh dan Widhia tengah berlangsung. Mediasi itu dilakukan di sebuah tempat makan tak jauh dari rumah keduanya.

Keluarga Mursideh hadir dalam mediasi tersebut. Di antaranya Mursideh; suaminya, Asep; anak Mursideh, yaitu Anisa dan Firmansyah; serta keponakan Mursideh. Widhia pun hadir di lokasi. Kedua pihak duduk berhadapan didampingi polisi, Satpol PP, dan pihak kelurahan.

Mediasi itu tampak difasilitasi aparat Kepolisian, Babinsa, Satpol PP, dan Kelurahan Pisangan Timur. Mediasi berlangsung terbuka.

Kasus Viral di Media Sosial

Diketahui, akses rumah Mursideh di Kecamatan Pulogadung ditembok oleh tetangga sendiri. Keluarganya harus melipir dan miring untuk masuk ke rumah sendiri. Mursideh sendiri bahkan tidak bisa lewat celah itu!

Nasib keluarga Mursideh ini kemudian viral di media sosial. Video itu memperlihatkan keluarga Mursideh yang kesulitan masuk ke rumahnya. Ada tembok 2 meter yang sejajar membelah gang. Celah yang tersisa untuk masuk ke rumah Mursideh hanya selebar pantat orang dewasa.

Mursideh mengatakan dia dan keluarga kesulitan memasuki rumah lantaran adanya tembok di depan rumahnya tersebut. Penembokan dilakukan pekan lalu.

"Nggak bisa masuk rumah. Saya harus lewat atas (jalan dari balkon antar-rumah tetangga). Kalau lewat tembok ini, yang muat anak kecil doang," kata Mursideh, Selasa (2/8).

Di rumah ini, ada Mursideh dan suaminya bernama Asep (62). Anak-anaknya tinggal di rumah di dekatnya, ada Anisa (40) dan Firmansyah (34).

Lihat juga video 'Akses Jalan Perumahan di Cianjur Ditembok Pemilik Tanah':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT