ADVERTISEMENT

Ulah Bejat Staf SMP di Bekasi: Remas Dada-Kirim Video Porno ke Siswi

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 02 Agu 2022 18:11 WIB
Poster
Ilustrasi Pelecehan (Edi Wahyono/detikcom)
Bekasi -

Polisi telah menetapkan staf perpustakaan SMPN 6 Bekasi berinisial DP (30) sebagai tersangka kasus pelecehan siswi. DP kini resmi ditahan di Polres Metro Bekasi Kota.

"Terhadap tersangka kita lakukan penahanan, mulai hari ini sesuai dengan undang-undang," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki dalam konferensi pers, Selasa (2/8/2022).

Saat diinterogasi, pelaku DP mengaku menjalankan modus dengan jalan komunikasi ke korban soal pinjam-meminjam buku. Namun pelaku juga mengirimkan pesan menggoda kepada korban.

"(Korban) menanyakan buku perpustakaan. Dari komunikasi itu, pelaku terus-menerus berbalik menghubungi korban, mengirimkan pesan-pesan yang menggoda," jelas Hengki.

Hengki mengatakan pelaku DP terus mengirim pesan kepada korban. Merasa semakin dekat, pelaku lalu mengirim konten porno.

"Pelaku mengirimkan konten-konten genit dan porno, dengan hal tersebut, tersangka juga mengajak korban untuk ngobrol, ternyata dibawa ke tempat apartemen itu, terus terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Hengki.

Dia mengatakan pelaku juga sempat mengajak salah satu siswi ke apartemen. Di sana, aksi pencabulan terjadi.

"(Pelaku) meremas payudara korban ," tutur Hengki.

Selain itu, ada dua korban lain. Dua korban terakhir dikirimkan video porno kepada korban lewat aplikasi chatting.

"Dia mengirimkan konten porno melalui pesan WA di ponselnya," lanjutnya.

Pelaku berinisial DP (30) dijerat pasal berlapis. Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

Dugaan pelecehan yang dilakukan ini membuat sejumlah siswa berdemonstrasi. Dikabarkan, alumni dari sekolah tersebut juga ikut menuntut terduga pelaku dikenai sanksi keras.

SMPN 6 Bekasi Buka Suara

Staf Humas SMPN 6 Kota Bekasi Alis Maryamah mengatakan terduga pelaku merupakan staf perpustakaan. Korban, sebut Alis, ada belasan.

"(Jumlah korban ada belasan) lebih, kemarin saja 7 (korban) dengan alumni, barusan 4 (orang)," tutur Alis.

Alis belum bisa memastikan apakah korban diiming-imingi sesuatu oleh DP. Namun, dari informasi yang beredar di SMPN 6 Kota Bekasi, jelas Alis, ada salah satu korban yang diberi pulsa Rp 100 ribu.

Saat ini, kata Alis, pihaknya masih mendata siswi-siswi yang menjadi korban pelecehan. Alis menjelaskan kini para korban mengalami ketakutan.

"Mereka takut kan. 'Kenapa kok nggak cerita sama Ibu?' katanya takut 'karena orangnya ada di sini'. Itu saja," sambungnya.

Simak juga 'Aksi Pelecehan Seksual di TransJakarta':

[Gambas:Video 20detik]

(isa/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT