Korban Lumpur Kedung Bendo Tancap Papan Nama di Makam

Korban Lumpur Kedung Bendo Tancap Papan Nama di Makam

- detikNews
Rabu, 21 Jun 2006 18:08 WIB
Sidoarjo - Semburan lumpur panas dari ladang eksplorasi Lapindo Brantas Inc kian meluas. Aluran lumpur mulai hari ini sudah masuk ke Desa Kedung Bendo, Kecamatan Tanggul Angin, Sidoarjo. Warga pun panik membuat tanggul agar lumpur tidak meluas.Semakin meningginya lumpur membuat warga mendatangi tempat pemakam umum (TPU) Kedung Bendo yang berada di RT 5 RW 2. Mereka berbodong-bondong mendatangi makam sambil membawa patok kayu bertuliskan nama keluarga mereka yang dimakamkan di TPU tersebut.Pantauan detikcom, warga yang dimakamkan datang bergelombang. Mereka membawa patok kayu dengan panjang 1 hingga 2 meter. Di bagian atasnya diberi triplek dan ditulisi nama-nama keluarga mereka yang dikubur di makam tersebut.Saat ini lumpur panas yang masuk ke Desa Kedung Bendo telah mencapai lokasi pemakaman umum. Lumpur tepat berada di balik tembok makam setinggi 1 meter tersebut.Azhari (30), warga RT 1 RW 2 Desa Kedung Bendo, mengatakan dirinya memasang patok kayu di atas pusara bapaknya sebagai antisipasi bila lumpur masuk makam.Aksi yang dilakukan Azhari ini atas inisiatif sendiri. Pada umumnya warga berpendapat daripada kehilangan makam keluarga, lebih baik memberi tanda pada makam keluarga.Seperti dituturkan Sutis (36) warga RT 8 RW 3 Kedung Bendo, ia bergegas pulang dari tempat kerjanya karena mendengar lumpur sudah masuk makam. Ternyata setelah dicek, lumpur masih berada di luar makam. "Saya tadi dibilangin warga. Saya takut makam ibu saya digenangi lumpur," katanya. (jon/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait