Polisi Amankan Demo di Kominfo, Aksi Lempar Air Pipis Akan Ditindak

ADVERTISEMENT

Polisi Amankan Demo di Kominfo, Aksi Lempar Air Pipis Akan Ditindak

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 01 Agu 2022 11:27 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin (Anggi-detikcom)
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin (Anggi/detikcom)
Jakarta -

Poster seruan unjuk rasa disertai pelemparan botol air pipis beredar di media sosial. Pelemparan botol air pipis itu nantinya akan ditunjukkan ke gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Dalam keterangan poster itu tertera aksi demonstrasi akan dilakukan pada pukul 14.00 WIB. Aparat kepolisian pun telah menyiapkan sejumlah pengamanan.

"Sudah, sudah kita siapkan pasukan personel terbuka-tertutup sudah kita siapkan untuk antisipasi. Termasuk Tim Tindak kita siapkan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat dihubungi, Senin (1/8/2022).

Komarudin mengatakan pihaknya menghormati hak tiap warga dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, dia meminta kegiatan itu tetap mengikuti aturan yang berlaku.

"Siapapun masyarakat boleh menyampaikan pendapatnya di muka umum sepanjang tidak menabrak aturan. Kalau menabrak aturan ya kita akan tindak tegas," jelas Komarudin.

Dia menyebut aksi demonstrasi beserta pelemparan botol air seni di gedung Kominfo itu belum mengantongi izin kepolisian. Komarudin pun menegaskan aksi pelemparan botol air seni itu tidak dibenarkan.

"Kalau kita temukan itu ya kita amankan. Nggak boleh," tutur Komarudin.

detikcom juga menghubungi narahubung yang termuat dalam poster tersebut. Aksi itu diprakarsai oleh Blok Politik Pelajar.

Perwakilan Blok Politik Pelajar, Nat, mengatakan demonstrasi nantinya bakal digelar pada pukul 14.00 WIB. Massa akan langsung menuju gedung Kominfo.

"Estimasinya sekitar 50 orang," katanya.

Dia membenarkan adanya aksi pelemparan botol air seni dalam demo tersebut. Nat mengatakan para peserta aksi nantinya akan membawa botol air seni itu masing-masing.

Dia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk ekspresi kemarahan masyarakat atas kebijakan Kominfo.

"Harusnya peserta aksi sudah membawa botol tersebut kan. Ini hanya wadah ekspresi publik. Kita mewadahi amarah," jelas Nat.

Nat tidak memerinci soal tuntutan demo pihaknya siang nanti. Dia menyebut mereka menuntut Kominfo untuk diblokir.

"Iya Kominfo-nya kita blokir," ucap Nat.

Simak video 'Benarkah Kominfo Bisa Intip Data Aplikasi Lewat PSE?':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT