ADVERTISEMENT

Tega Pria Serang Ancam Gantung Anak demi Rujuk dengan Istri Ketiga

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 30 Jul 2022 08:02 WIB
Pria di Serang yang ancam gantung anak demi rujuk dengan istri ketiga (Bahtiar Rifai/detikcom)
Pria di Serang yang mengancam akan menggantung anak demi rujuk dengan istri ketiga (Bahtiar Rifai/detikcom)
Serang -

Tega nian kelakuan KW (39). Pria asal Serang, Banten, tersebut mengancam akan menggantung anaknya yang berusia 3 tahun.

Dia membuat video yang menunjukkan jeratan tali seolah-olah akan menggantung anaknya. Video itu lalu dikirimkan ke istri ketiganya demi rujuk.

"Yang paling klimaks adalah dijadikan umpan berdiri di sebuah ember semen untuk kemudian pada bagian leher terdapat bentuk jeratan tali yang dalam konten tersebut jadi ancaman. Kalau istri tidak mau rujuk, sang anak bisa jadi korban gantungan," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga, Jumat (29/7/2022).

Video yang dikirim itu membuat khawatir keluarga istri ketiga KW. Pelaku langsung diamankan kepolisian di Kelurahan Cipete pada Jumat (22/7) pukul 19.50 WIB setelah istri ketiga membuat laporan ke polisi.

Belakangan terungkap, KW telah beberapa kali menggunakan anaknya untuk mengancam istri ketiganya demi rujuk. Salah satu kontennya berupa marah-marah kepada korban anak.

"Ada beberapa konten lainnya memanfaatkan sang anak, bahkan membentak-memarahi sang anak ketika ingat tentang ibunya. Ada juga konten setelah orang tua menyuapi anak, anak muntah-muntah, lagi-lagi dibuat konten marah ke anak dan dikirim dengan harapan iba dan rujuk kembali dengan tersangka," jelasnya.

Dia mengatakan tersangka KW tidak berniat membunuh anaknya. Tapi video ancaman itu bisa diinterpretasikan berbeda oleh publik yang melihat.

"Dari sudut pandang Tersangka, tidak ada niat menyakiti, bahkan menghabisi nyawa, dengan menggantung sang anak. Tapi perbuatan itu jadi ancaman nyata bagi sang anak," ucapnya.

Polisi mengancam pelaku dengan Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak. Ia diancam pidana hingga 3 tahun 6 bulan penjara.

Tersangka KW mengaku khilaf atas perbuatannya mengancam anaknya sendiri. Ia mengatakan video ancaman itu digunakan agar istrinya kembali rujuk.

"Dia pengin cerai, saya mungkin kehilangan akal. Khilaf saya, bikin video itu supaya istri kembali dan bersama-sama. Saya sebatang kara ngurusin anak. Saya bener-bener capek, pengin kembali lagi," ujar KW kepada wartawan.

Lihat juga video 'Kata Polisi soal Kasus Suami di Kulon Progo Tewas Dianiaya Selingkuhan Istri':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT