ADVERTISEMENT

Gus Halim Gandeng Media Nasional untuk Tingkatkan Literasi Dana Desa

Hanifa Widyas - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 20:47 WIB
Mendes Abdul Halim Iskandar
Foto: Kemendes
Jakarta -

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar bekerja sama dengan salah satu media nasional untuk meningkatkan literasi dana desa bagi warga desa di seluruh Indonesia. Kerja sama ini dilakukan guna meningkatkan pemahaman tentang fungsi dan manfaat dana desa bagi percepatan pembangunan desa.

Gus Salim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, menyampaikan kunjungan ke kantor redaksi media tersebut dilakukan dalam rangka menjajaki kerja sama publikasi pemanfaatan dana desa. Adapun kunjungan itu dilaksanakan pada Jumat (29/7) di Surabaya, Jawa Timur.

"Yang saya butuhkan paling mendasar adalah menyadarkan warga masyarakat, dan ini pasti media. Meskipun saya sudah melakukan dengan segala cara soal ini," kata Gus Halim dalam keterangan tertulis, Jumat (29/7/2022).

Ia berharap masyarakat akan tahu keberadaan dana desa dengan adanya publikasi yang masif. Gus Halim juga berharap kerja sama dalam publikasi desa yang sukses di bidang tertentu dapat ditiru oleh desa-desa lainnya yang memiliki kesamaan potensi.

"Mereka juga secara otomatis akan turut terlibat mengawasi penggunaan atau pemanfaatan dana desa yang jumlahnya tidak sedikit," imbuhnya.

Lebih lanjut, Gus Halim juga menyinggung soal data berbasis SDGs Desa yang lebih valid dibandingkan dengan data lembaga lainnya. Hal tersebut disebabkan data lembaga lain tidak berbasis SDGs Desa yang bisa update setiap saat.

"Data yang valid itu penting sebagai dasar pengambilan kebijakan maupun penyaluran bantuan agar betul-betul tepat sasaran," tegasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, kerja sama dengan media nasional ini mampu menyadarkan warga desa tentang pentingnya data yang valid dan akurat.

"Saya memberikan jawaban, kalau mau valid tanya ke desa Kalau desa mengatakan ini miskin saya yakin itu miskin. Itu sudah terbukti saat menyalurkan BLT Dana Desa saat COVID-19," pungkasnya.

(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT