ADVERTISEMENT

Waketum MUI: Miftachul Akhyar Ketua Umum Nonaktif

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 18:48 WIB
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas
Anwar Abbas (Wilda Nufus/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menyebut Miftachul Akhyar masih menjabat Ketua Umum MUI tapi berstatus nonaktif. Anwar Abbas menyebut pengunduran diri Miftachul Akhyar akan diterima pada musyawarah nasional (munas) 2025.

"Kekosongan sih ya bagaimana ya, jadi begini, beliau menyatakan diri mundur, ditolak dan nanti kalau beliau mundur nanti setelah munas tahun 2025. (Tahun) 2025 nanti diterima mundurnya," kata Anwar Abbas di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/7/2022).

"Jadi beliau tetap ketua umum, tapi ketua umum nonaktif," sambungnya.

Anwar Abbas kemudian menjelaskan alasan pihaknya baru akan menerima pengunduran diri Miftachul Akhyar pada munas 2025. Anwar mengatakan Miftachul Akhyar dipilih melalui munas, maka pengundurannya juga akan diterima pada saat munas.

"Jadi di situlah beliau menyampaikan, karena beliau dipilih lewat munas. Jadi beliau menyampaikan juga pernyataan mundurnya nanti di munas dan nanti kita terima di Munas," tuturnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sebelumnya angkat bicara mengenai pengunduran diri Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar dari Ketua Umum MUI. Gus Yahya menyebut pengunduran diri Miftachul Akhyar di MUI sudah selesai

"Kan sudah selesai. Pengunduran diri dari Ketum MUI toh? Sudah selesai," kata Gus Yahya usai acara Konferensi Besar PBNU 2022 di Hotel Yuan Garden, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (20/5).

MUI sendiri telah menolak keputusan Miftachul Akhyar dari kursi ketua umum. MUI mengatakan, sesuai dengan hasil rapat pimpinan, penolakan itu sudah dikomunikasikan dengan Miftachul Akhyar.

"Sudah (dikomunikasikan) pokoknya beliau ketika dikonfirmasi apa itu, apa namanya, eh begini pengunduran diri kan beliau sampaikan, ini kan wewenangnya di MUI, kan MUI sudah jelas tegas menolak," kata Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan kepada wartawan, Jumat (18/3).

Amirsyah mengatakan hasil rapat pimpinan dan rapat kesekjenan menolak tegas permohonan pengunduran diri ketua MUI. Dia menyebut Miftachul Akhyar akan memimpin MUI sampai 2025.

"Beliau kan ketua umum dari 2020-2025 hasil musyawarah nasional. Itu kan standar kan beliau permohonan. Permohonan dalam konteks ini dua kali rapat. Rapat kesekjenan dan rapat pimpinan Selasa lalu itu jelas mengamanahkan kepada beliau untuk memimpin MUI sampai 2025," katanya.

(whn/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT