Ritual Buang Celana Dalam Malam 1 Suro Ancam Kelestarian Gunung Sanggabuana

ADVERTISEMENT

Ritual Buang Celana Dalam Malam 1 Suro Ancam Kelestarian Gunung Sanggabuana

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 11:49 WIB
Gunung Sanggabuana
Foto: Gunung Sanggabuana. (Yuda Febrian Silitonga-detikcom)
Karawang -

Ritual buang celana dalam di Gunung Sanggabuana, Jawa Barat, sebagai mitos malam satu Suro menuai sorotan. Pegiat lingkungan di Karawang menilai aksi itu meresahkan dan justru mengotori gunung tersebut.

Pembina Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) Bernarld T Wahyu mengungkapkan ritual buang celana dalam dan kutang di Gunung Sanggabuana oleh sebagian orang dimanfaatkan untuk meraup keuntungan dan mengancam kelestarian lingkungan.

"Ritual buang celana dalam dan kutang itu semakin menjadi-jadi bahkan kuncen-kuncen baru bermunculan dan mencari pengunjung yang akan ritual demi mendapatkan upah, dan tentunya ritual itu malah jadi mengancam kelestarian lingkungan sekitarnya," kata Bernarld saat dihubungi, seperti dilansir detikJabar, Jum'at (29/7/2022).

Aktivitas ritual ini, kata Bernarld diduga dilakukan oleh orang dari luar wilayah Gunung Sanggabuana. Sebab, masyarakat sekitar tak ada yang melakukan ritual tersebut.

"Kalau warga seperti jelang malam satu suro ini paling besok itu bikin sedekah bumi atau hajat bumi tidak mengotori alam sekitar atau Sanggabuana sendiri," katanya.

Perihal ritual buang celana dalam dan kutang, tim SCF dan pegiat alam lainnya selalu melakukan operasi bersih (opsih) celana dalam dan kutang.

Baca selengkapnya di sini

Simak juga 'Lima Kebo Bule Dikarantina Jelang Kirab Malam 1 Suro':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT