Kopda Muslimin Bawa Kabur Motor Selingkuhan usai Cintanya Dicampakkan

ADVERTISEMENT

Kopda Muslimin Bawa Kabur Motor Selingkuhan usai Cintanya Dicampakkan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 11:37 WIB
Kopda Muslimin jadi buronan atas kasus penembakan istrinya sendiri. Kasus penembakan tersebut terjadi di depan rumah korban, di Semarang, Jawa Tengah.
Foto: Kopda Muslimin. (dok. Kapendam IV/Diponegoro)
Semarang -

Kopda Muslimin menyuruh sekelompok pembunuh bayaran untuk menembak istrinya, Rina Wulandari (34). Salah satu penyebabnya adalah adanya wanita idaman lain di hati Kopda Muslimin.

Namun, aksi percobaan membunuh istri ini justru menjadikan selingkuhannya menolak ajakan Kopda Muslimin untuk hidup bersama. "Iya (Muslimin ditolak R karena menembak istri)" kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar lewat pesan singkat, seperti dilansir detikJateng, Kamis (28/7/2022).

Hal itu terungkap karena wanita inisial R tersebut menjadi salah satu saksi yang diperiksa terkait peristiwa penembakan yang terjadi 18 Juli 2022 lalu. Kini R menjadi salah satu yang dilindungi oleh LPSK.

Muslimin sempat mengantar istrinya yang dibawa ke RS Hermina Banyumanik usai penembakan. Muslimin kemudian pergi menemui R di daerah Papandayan Semarang dan pergi bersama ke Wonosobo.

"Saat ia kabur dari Rumah Sakit, M ini menghubungi R pacarnya minta dijemput di daerah Papandayan. R pun datang bawa motor, terus keduanya pergi ke Wonosobo," kata Irwan membenarkan.

Muslimin bercerita soal upaya pembunuhan istrinya kepada R. Kemudian ia mengajak R hidup bersama di Wonosobo. Ternyata, Muslim ditolak R.

"Yang ironis, R menolak dan tak mau terlihat, akhirnya M berang dan pergi bawa motor R dan meninggalkan R sendirian di Wonosobo saat itu," ujarnya.

Baca selengkapnya di sini

Simak Video 'Akhir Cerita Kopda Muslimin: Coba Bunuh Istri, hingga Ditemukan Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT