PKS Sambangi Pengurus Muhammadiyah Siang Ini, Minta Masukan 2024

ADVERTISEMENT

PKS Sambangi Pengurus Muhammadiyah Siang Ini, Minta Masukan 2024

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 10:06 WIB
Jakarta -

Partai Keadilan Sejahtera atau PKS akan mengunjungi pengurus Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta hari ini. Pertemuan dijadwalkan berlangsung selepas salat Jumat.

Jajaran DPP PKS yang bakal menemui pimpinan Muhammadiyah di Jakarta adalah Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Sekretaris Jenderal Habib Abu Bakar Alhabsyi, Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman, Ketua DPP Bidang Pembangunan Keumatan dan Dakwah Ali Akhmadi, Ketua DPP Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga Kurniasih Mufidayati dan para wasekjen serta Kantor Staf Presiden PKS.

Ketua DPP PKS bidang Humas Ahmad Mabruri menyebut kunjungan ini menguatkan jalinan kebangsaan PKS dengan elemen bangsa, termasuk PP Muhammadiyah. Mabruri mengatakan saat Syaikhu mengunjungi Yogyakarta beberapa waktu lalu, PKS sudah bersilaturahmi dengan PP Muhammadiyah Yogyakarta dan ditemui langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

"Sebagai partai yang membawa misi pelayanan tentunya memiliki kesamaan dengan ruh Muhammadiyah yang menerapkan spirit Al Maun. Sebab itu sebagai partai yang lahir di era reformasi, PKS amat perlu untuk meminta nasihat dan masukan dari PP Muhammadiyah, cendekiawan Muhammadiyah agar PKS bisa terus bersama memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan dengan jalur masing-masing," kata Mabruri.

Mabruri mengatakan PKS juga akan meminta nasihat kepada PP Muhammadiyah terkait penyelenggaraan Pemilu 2024. PKS mengaku tidak ingin ada lagi polarisasi yang membelah anak bangsa.

"Selain itu PKS juga meminta masukan terkait proses penyelenggaraan Pemilu 2024 kepada PP Muhammadiyah agar ke depannya tidak terbagi polarisasi dua kutub pascapemilu seperti yang terjadi usai Pemilu 2019 sebab energi bangsa ini akan terkuras dan akan terus dihabiskan pada hal tidak substansial karena terjadi polarisasi sebagaimana yang terjadi di Pemilu 2019," kata dia.

(gbr/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT