NasDem Harap Hasil Autopsi Brigadir J Segera Disampaikan demi Tutup Isu Liar

ADVERTISEMENT

NasDem Harap Hasil Autopsi Brigadir J Segera Disampaikan demi Tutup Isu Liar

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 28 Jul 2022 08:16 WIB
Ahmad Sahroni didampingi pengacaranya, Arman Hanis memberikan pernyataan soal pelaporan kepada Adam Deni di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2022).
Ahmad Sahroni (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyerahkan proses autopsi jenazah Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J sepenuhnya kepada Polri ataupun tim eksternal. Sahroni berharap hasil autopsi dapat diumumkan secepatnya.

"Kita serahkan sepenuhnya oleh Tim Khusus yang dibentuk Kapolri, kita menunggu dari hasil autopsi ulang tersebut agar bisa disajikan secara transparan dan terbuka agar masyarakat tau perkara yang sedang ramai sampai sekarang ini. Lebih cepat lebih baik untuk Kapolri sampaikan ke masyarakat agar tidak liar cerita-cerita di masyarakat," kata Sahroni kepada wartawan, Rabu (27/7/2022).

"Kita percayakan kepada Kapolri untuk menuntaskan perkara ini semua dan secara terbuka apa adanya ke publik," imbuhnya.

Bendahara Umum NasDem ini juga meminta semua pihak nantinya menerima apapun hasil penyelidikan. Dia menegaskan siapapun yang bersalah harus dihukum tanpa terkecuali.

"Setelah Kapolri Umumkan hasil penyelidikan dari tim khusus maka siapapun harus bisa menerimanya dengan keterbukaan, yang salah jelas diberikan hukuman pidana tanpa terkecuali siapapun yang salah," ujarnya.

Sahroni yakin terhadap keseriusan Polri mengusut kasus penembakan Brigadir J. Dia yakin penyelidikan ini akan membuahkan hasil.

"Keseriusan Kapolri dalam perkara ini sangat lah tajam untuk membuka semuanya, saya meyakini dalam beberapa saat ke depan akan membuahkan hasil yang maksimal untuk disajikan ke publik," ucapnya.

Diketahui, jenazah Brigadir J sudah dilakukan ekhumasi atau autopsi ulang pada Rabu (27/7). Tim forensik sudah mengambil sampel untuk diperiksa lebih lanjut di RSCM.

Sampel diperkirakan akan sampai hari ini. Lama pemeriksaan akan diperkirakan 4 hingga 8 minggu.

"Lama pemeriksaan tentunya antara 2 hingga 4 minggu untuk memproses sampel jaringan itu hingga menjadi di slide, dan untuk kita bisa interpretasikan. Jadi 2 hingga 4 minggu itu proses sampel jaringannya, setelah itu tentunya kami akan periksa lagi dan kami interpretasikan," ujar ketua tim dokter forensik autopsi ulang Brigadir J, Ade Firmansyah Sugiharto, saat konpers di RSUD Sungai Bahar, Jambi, Rabu (27/7/2022).

Kapolri pastikan hasil autopsi akan diumumkan

Simak Video: Proses Autopsi Ulang Brigadir J Hingga Dimakamkan Secara Kepolisian

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT