Wagub DKI Respons Viral Video Dinarasikan Pelecehan di TransJ

ADVERTISEMENT

Wagub DKI Respons Viral Video Dinarasikan Pelecehan di TransJ

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 27 Jul 2022 22:45 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Foto: Instagram/@arizapatria)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara atas video viral yang dinarasikan sebagai aksi pelecehan seksual di dalam bus TransJakarta. Riza memandang ada potensi pelecehan seksual di dalam kendaraan umum, terutama di periode jam sibuk.

"Seperti kita ketahui kadang di masa masa sibuk penumpang dari TransJakarta cukup padat, di situ terjadi potensi," kata Riza kepada wartawan, Rabu (27/7/2022).

Politikus Gerindra itu bakal mengambil sikap supaya peristiwa tersebut tak terulang.

"Kita sikapi baik-baik agar hal seperti ini tidak terulang kembali," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video dinarasikan terjadi aksi pelecehan seksual di dalam bus TransJakarta, viral di media sosial. Transjakarta menelusuri kejadian tersebut.

Dalam video viral itu terlihat pelaku dan korban berdiri berdekatan di dalam TransJakarta. Kondisi bus saat itu disebut tengah dalam keadaan ramai.

Peristiwa itu disebutkan terjadi di bus TransJakarta rute 3F atau Kalideres-Gelora Bung Karno, pada Senin (25/7). Awalnya video memperlihatkan pelaku dan korban yang tengah berhimpitan.

Tidak lama berselang terlihat tangan korban meraba-raba bagian tubuh korban. Dalam video singkat terlihat jari-jari pelaku itu menyolek paha korban.

Tidak jelas wajah pelaku dan korban. Video viral itu hanya menyorot tangan pelaku yang memegang tubuh korban.

Dalam narasi video viral itu disebut korban lalu turun di Halte Bundaran Senayan. Korban lalu melaporkan dugaan pelecehan seksual itu kepada petugas di lokasi.

detikcom lalu menghubungi Kadiv Sekertaris TransJakarta, Anang Rizani Noor, terkait peristiwa tersebut. Anang menyebut kasus itu tengah dalam penyelidikan pihak TransJakarta.

"Masih dilacak, ya," kata Anang saat dihubungi.

(taa/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT