ADVERTISEMENT

Ade Armando Salaman dengan Terdakwa: Saya Percaya Kamu Anak Baik

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 27 Jul 2022 21:29 WIB
Ade Armando salaman dengan terdakwa pengeroyokan
Ade Armando salaman dengan terdakwa pengeroyokan (Foto: Wilda Nufus/detikcom)
Jakarta -

Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando bersalaman dengan salah seorang terdakwa Al Fikri Hidayatullah usai sidang kasus pengeroyokan. Saat bersalaman, Ade mengaku percaya Fikri anak yang baik.

"Saya percaya kamu anak baik, berbakti sama ibu," kata Ade usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Jakpus, Rabu (27/7/2022).

Fikri lalu membalas pesan Ade Armando. Fikri menyebut saat ini hanya tinggal bersama ibunya.

"Emang tinggal sama ibu doang Pak," kata Fikri.

Ade Armando lalu mencari ibunda Fikri di ruang sidang. Ibunda Fikri lalu mengangkat tangan dan menghampiri Ade.

"Ibu mana, ibu maafin anaknya ya, mudah-mudahan dia jadi anak baik ya, masih muda, masih ada waktu," kata Ade.

"Siap," jawab ibunda Fikri.

"Bang Ade terima kasih bang," sahut Fikri.

Ibu Terdakwa Sempat Minta Maaf

Belakangan diketahui, saat bersaksi di persidangan, Ade Armando bercerita beberapa hari lalu ibunda Al Fikri Hidayatullah atau Fikri mendatangi rumahnya dan meminta maaf.

"Saudara saksi, kalau ada yang mau minta maaf sekarang, mau tidak Saudara memaafkan?" tanya hakim ketua Dewa Ketut Kartana saat sidang.

"Kalau kemarin saya dengan segera memberikan maaf karena serius, saya disuruh ibunya datang, bercerita tentang anaknya dan lawyernya juga hubungi saya menceritakan duduk perkaranya," jawab Ade.

Saat itu, Ade dan pengacara sempat berdiskusi dan mempertimbangkan permintaan maaf dari ibunda Fikri itu. Pada akhirnya, kata Ade, dirinya pun memaafkan Fikri.

"Saya tidak langsung memberikannya, saya juga bertanya kepada penasihat hukum saya, mempertimbangkannya kemudian saya pikir ya kenapa tidak, orang sudah minta maaf kok, dia mengakui, dia mungkin khilaf atau apalah, ya saya maafkan," ujar Ade.

Namun, kata Ade, untuk sekarang, dirinya tidak bisa memberikan maaf secara tiba-tiba. Ade mengaku perlu waktu untuk memaafkan para pengeroyoknya itu.

"Tapi kalau sekarang tiba-tiba, saya butuh waktu barangkali Pak Hakim," ujar Ade Armando.

Selengkapnya pada halaman berikut.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT