ADVERTISEMENT

Komnas HAM Tepis Kesimpulan Brigadir J Dibunuh Sambil Tertawa di Magelang

Anggi Muliawati - detikNews
Rabu, 27 Jul 2022 14:08 WIB
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam (YouTube Komnas HAM)
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam (YouTube Komnas HAM)
Jakarta -

Komnas HAM menepis adanya kesimpulan mengenai Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J dibunuh di Magelang, Jawa Tengah (Jateng), sambil tertawa-tawa. Bagaimana analisisnya?

"Kemarin ada satu forum yang tertawa-tawa gitu kan. Kami jelaskan dengan pemeriksaan ADC-ADC (aide de camp), apa yang kami maksud dengan forum tertawa itu," ucap komisioner Komnas HAM Choirul Anam di Komnas HAM, Rabu (27/7/2022).

Anam menjelaskan ada pemberitaan yang menyebutkan Brigadir J dibunuh di jalan antara Magelang ke Jakarta sambil tertawa-tawa. Menurut Anam, pemberitaan itu salah menafsirkan apa yang disampaikannya.

"Kami tidak pernah ngomong Brigadir J dibunuh di jalan, nggak pernah. Cek semua, ini kami nggak pernah mengatakan demikian. Apalagi terus disambungkan dengan dibunuh di jalan dengan tertawa-tawa. Kami nggak pernah ngomong gitu," kata Anam.

"Yang ada adalah forum tertawa-tawa itu forum antar-ADC ya sebelum kematian. Lokasinya di Jakarta yang itu ngobrol nyantai begini dan tertawa-tawa. Siapa yang tertawa? Termasuk J ya. Jadi, kalau ini seolah-olah dibunuh dengan tertawa-tawa antara Magelang dan Jakarta, sudah itu salah," imbuhnya.

Isu Brigadir J Dibunuh di Magelang

Sebelumnya, pengacara keluarga Brigadir Yoshua atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, menyebutkan dugaan Brigadir J dibunuh di Magelang atau Jakarta. Bagaimana argumentasinya?

Kamaruddin awalnya menunjukkan sambil menjelaskan apa yang disebutnya sebagai bukti luka-luka di tubuh Brigadir Yoshua. Dia mengatakan foto-foto luka di tubuh Brigadir Yoshua itu telah diserahkan ke Bareskrim Polri sebagai bukti. Dia kemudian bicara soal dugaan lokasi dan waktu dugaan pembunuhan. Dia menyebut ada dua lokasi yang diduga menjadi tempat dugaan pembunuhan terjadi.

"Adapun tindak pidana ini diduga terjadi pada tanggal 8 Juli 2022 sekira atau antara pukul 10 pagi hari sampai dengan pukul 17.00. Locus delicti-nya adalah kemungkinan besar antara Magelang dan Jakarta. Itu alternatif pertama. Alternatif kedua locus delicti-nya di rumah Kadiv Propam Polri atau rumah dinas di Duren Tiga, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan," ujar Kamaruddin di Bareskrim Polri, Senin (18/7).

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak Video: Tim Siber-Digital Forensik Mabes Polri Penuhi Panggilan Komnas HAM

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT