Wartawan Papua Pos Dikeroyok hingga Tewas gegara Tegur Kencing Sembarangan

ADVERTISEMENT

Wartawan Papua Pos Dikeroyok hingga Tewas gegara Tegur Kencing Sembarangan

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Selasa, 26 Jul 2022 09:51 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan. Dok. Istimewa
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Wartawan Papua Pos Firdaus P Pangaribuan (45) tewas dikeroyok di Cililitan, Jakarta Timur. Korban tewas dikeroyok gegara menegur pelaku yang buang air kecil sembarangan.

"Untuk sebab pengeroyokan, hasil pemeriksaan sementara Tersangka tidak terima ditegur oleh korban sewaktu buang air kecil di halaman korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dalam keterangannya, Selasa (26/7/2022).

Tersangka Rafli alias Ogef (24) kemudian mengajak ayahnya dan temannya untuk mengeroyok korban. Ayah tersangka, Ade Erwin, kini dicari polisi.

"Tersangka mengajak bapak tersangka dan temannya mengeroyok korban," ungkap Zulpan.

Pelaku Ditangkap

Polisi menangkap Rafli alias Ogef, salah satu pengeroyok korban hingga tewas. Rafli ditangkap di Jatiasih, Kota Bekasi.

"Ya benar. Jajaran Satreskrim telah melakukan penangkapan pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan korban Firdaus (pekerjaan wartawan) meninggal dunia," kata Zulpan.

Pelaku ditangkap pada Senin (25/7) sekitar pukul 23.00 WIB di Jl Caman Raya, Jatikramat, Jatiasih, Bekasi. Pelaku diketahui bernama Rafli alias Ogef.

"Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan untuk pengembangan, karena pelaku diduga lebih dari satu orang," kata Zulpan.

Firdaus P Pangaribuan tewas dikeroyok oleh sejumlah orang tidak dikenal di Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur. Polisi menyebut Firdaus berprofesi sebagai wartawan.

"Wartawan Papua Pos," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Senin (25/7).

Korban ditemukan tewas pada Selasa (19/7) sekitar pukul 05.00 WIB. Zulpan menyebut ada tiga pelaku yang diduga terlibat dalam mengeroyok korban hingga tewas.

Simak juga 'Detik-detik Penghipnotis Bermobil Gasak Kalung Emas Nenek di Jakut':

[Gambas:Video 20detik]



(rak/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT