ADVERTISEMENT

Menteri LHK dan KSAL Tanam Mangrove di Pantai Tanjung Pasir Tangerang

Khairul Ma'arif - detikNews
Selasa, 26 Jul 2022 09:40 WIB
Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya dan Kepala Staf TNI Angkata Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono di Pantai Tanjung Pasir Tangerang.
Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya dan Kepala Staf TNI Angkata Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono di Pantai Tanjung Pasir Tangerang (Khairul Ma'arif/detikcom)
Tangerang -

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya serta Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono tiba di Pantai Tanjung Pasir, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Keduanya datang untuk menanam mangrove di bibir pantai.

Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (26/7/2022) pukul 08.55 WIB, rombongan KSAL tiba pukul 08.56 WIB bersama rombongan menggunakan mobil dinas TNI AL. Kedatangan Yudo disambut oleh pasukan marching band anggota TNI AL.

Tidak berselang lama, Menteri Siti Nurbaya dan rombongan hadir atau pada pukul 08.58 WIB. Kedatangan Siti dan Yudo disambut langsung oleh Pj Gubernur Banten Al-Muktabar.

Rombongan Yudo dan Siti disambut tarian khas daerah Tanjung Pasir. Keduanya datang ke Pantai Tanjung Pasir untuk menanam mangrove.

Diketahui penanaman mangrove ini dilakukan untuk menyambut Hari Mangrove Sedunia, yang diperingati setiap 26 Juli. Penanaman mangrove ini serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan jumlah 1.000.377 mangrove.

Yudo mengatakan penanaman mangrove sudah dilakukannya sebelum menjadi KSAL. Saat awal menggagas penanaman mangrove, katanya, bibit yang ditanam malah mengambang semua. Yudo mengaku dirinya harus belajar sehingga bibit mangrove yang ditanam bisa tumbuh dengan baik.

"Penanaman secara serentak sebanyak 1.000.377 bibit mangrove di 77 lokasi dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Saat saya menjadi Panglima Armada I Barat saya kerahkan di seluruh jajaran wilayah Barat sama seperti ini secara serentak. Setelah tahu seperti itu, diberitahukan dari kehutanan sehingga dipasangi bambu dalam menanam mangrove," kata Yudo.

Dia mengatakan penanaman mangrove menjadi program tahunan TNI AL. Dia berharap penanaman mangrove tidak hanya menahan abrasi, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk wisata.

"Sehingga mangrove ini selain bisa digunakan untuk menahan abrasi juga bisa digunakan sebagai sarana wisata. Saat ini banyak tempat-tempat wisata magrove yang kita kembangkan di Kampung Bahari Nusantara bersama dengan Kemenparekraf," ujarnya.

Menteri LHK Siti berterima kasih atas penanaman mangrove serentak oleh TNI AL. Menurutnya, penanaman mangrove merupakan wujud pencegahan bencana perubahan iklim.

"Tadi sudah kita lihat aksi nyata terima kasih sekali. Posisi mangrove Indonesia menjadi perhatian dunia. Indonesia punya mangrove 23 persen dari dunia luasnya sekitar 3,36 juta hektare. Kita punya komitmen kepada dunia dari Indonesia," ucapnya.

Simak juga 'Mengenal Edukasi tentang Mangrove hingga Kuliner di Ekowisata Budeng':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT