ADVERTISEMENT

Lurah: Kabel Optik yang Jadi Jemuran Ciputat Timur Akan Ditindak Trantib

Khairul Maarif - detikNews
Senin, 25 Jul 2022 18:46 WIB
Warga di Ciputat Timur menjemur baju di kabel optik yang menjuntai di Jl Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel. 24 Juli 2022. (Sumber: Warga bernama Saidna Ali)
Warga di Ciputat Timur menjemur baju di kabel optik yang menjuntai di Jl Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel, 24 Juli 2022. (Sumber: Warga bernama Saidna Ali)
Tangsel -

Lurah Pisangan, Tubagus Apriliadhi Kusumah Perbangsa, mengaku sudah memerintahkan bawahannya untuk mengecek kabel menjuntai yang dijadikan jemuran oleh warganya. Setelah melakukan pengecekan tersebut, penindakan akan dilakukan oleh aparat Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

"Berdasar pengecekan lapangan dari tim Kelurahan Pisangan nanti yang akan menindak dari satuan Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Pol PP Kecamatan Ciputat Timur," kata Apriliadhi saat dimintai konfirmasi, Senin (25/7/2022).

Penindakan ini diserahkan ke pihak Trantib Satpol PP Kecamatan Ciputat Timur karena bukan menjadi tupoksi Kelurahan Pisangan. Menurut Apriliadhi, pendataan yang dilakukannya akan diserahkan langsung ke pihak kecamatan.

"Itu pun kami akan mendata akan melaporkan dulu kepada pihak kecamatan karena memang di tupoksi kami kelurahan tidak ada kewenangan untuk melakukan kerapian masalahnya. Tapi kita coba komunikasi dengan para provider-nya untuk segera dirapikan," ungkapnya.

Ia mengaku memang di wilayahnya ada beberapa titik kabel menjuntai seperti itu. Menurutnya, kabel fiber optik tersebut bukan milik PLN, melainkan milik perusahaan yang tidak diketahui.

"Memang diakui di kelurahan saya tidak hanya kabel itu saja. Ada beberapa titik kabel yang kaya gitu. Awalnya kami kira itu kan PLN ternyata kan fiber optik. Itu kan milik PT ya," tambahnya.

Kabel optik menjuntai di Jl Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel, 25 Juli 2022. (Khairul Maarif/detikcom)Kabel optik menjuntai di Jl Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel, 25 Juli 2022. (Khairul Maarif/detikcom)

Apriliadhi menuturkan saat ini belum diketahui perusahaan mana yang bertanggung jawab atas kabel-kabel tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan terkait kabel-kabel tersebut.

Ia menjelaskan bahwa para perusahaan ini memasang tanpa ada izin lingkungan kepadanya. Hal inilah yang membuatnya tidak tahu siapa yang bertanggung jawab atas pemasangan kabel tersebut.

"Jadi main masang aja. Itu yang jadi masalah buat kami. Kami pun mau ngecek apakah ini berizin atau apa lingkungan tidak ada," tuturnya.

Sebelumnya, beberapa warga lainnya yang dikomandoi Saidna Ali melakukan aksi protes karena kabel fiber optik yang menjuntai tersebut. Aksi protes yang dilakukannya ialah dengan menjemur pakaian di kabel fiber optik tersebut.

Aksi ini dilakukan pada kemarin, Minggu (24/7) pagi. Menurutnya, tujuan dari aksi tersebut agar ada perbaikan dari kondisi kabel fiber optik yang menjuntai.

"Jadi gini terkait aksi protes jemur baju di kabel yang menjuntai itu karena kami yang tinggal di sekitaran situ cuma sepuluh meter udah lama banget kabelnya seperti itu kondisinya kita lihat kan sakit itu kan mata. Kita berharap segera diperbaiki lah kondisi kabel menjuntai itu," katanya saat dihubungi, tadi.

(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT