ADVERTISEMENT

Tim Penyidik KPK Diterjunkan di Praperadilan Mardani Maming, Ada Apa?

Nahda Rizki Utami - detikNews
Jumat, 22 Jul 2022 16:16 WIB
Penyidik KPK di PN Jaksel
Penyidik KPK di PN Jaksel (Nahda/detikcom)
Jakarta -

KPK menerjunkan tim penyidik dalam sidang lanjutan praperadilan mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming yang digelar hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (Jaksel). Tim penyidik KPK hadir untuk memantau persidangan praperadilan Mardani Maming.

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (22/7/2022), tim penyidik KPK terlihat tiba di PN Jaksel pada pagi tadi. Mereka mengenakan rompi berwarna krem bertulisan 'KPK'.

Tampak juga Deputi Penindakan KPK Karyoto. Karyoto terlihat mengenakan jaket dan batik berwarna biru.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan tim penyidik KPK hadir dalam sidang praperadilan Mardani Maming di PN Jaksel. Ali menyebut kehadiran tim penyidik dalam rangka memantau persidangan.

"Dari informasi yang kami terima, benar bahwa tim penyidik KPK hadir dalam sidang praperadilan di PN Jakarta Selatan, terkait dugaan TPK perizinan tambang Kabupaten Tanah Bumbu," kata Ali kepada wartawan, Jumat (22/7/2022)

"Kehadiran tersebut dalam rangka memantau persidangan," sambungnya.

Ali menjelaskan KPK telah memperoleh informasi terkait adanya pihak-pihak yang ingin melakukan intervensi terhadap proses praperadilan Mardani Maming. Meski demikian, KPK yakin hakim akan memeriksa praperadilan secara independen.

"Karena kami memperoleh informasi adanya pihak-pihak yang sengaja ingin melakukan intervensi terhadap proses praperadilan yang sedang berlangsung," ujar Ali.

"Kami yakin, hakim akan menjalankan tugasnya secara profesional dan independen serta objektif dalam memeriksa dan memutus permohonan praperadilan dimaksud," tambahnya.

Ali kemudian menyebut penetapan Mardani Maming sebagai tersangka lantaran adanya alat bukti yang cukup dalam proses penyelidikan yang telah dilakukan KPK. Dia mengingatkan kepada seluruh pihak agar tidak mempengaruhi proses hukum yang sedang berjalan.

"Penetapan seseorang sebagai tersangka dalam perkara ini karena adanya kecukupan alat bukti dalam proses penyelidikan yang KPK lakukan," tutur Ali.

"KPK mengingatkan kepada pihak tertentu untuk tidak coba-coba mempengaruhi proses hukum di PN Jakarta Selatan. Karena hal ini justru akan mencederai marwah peradilan dan penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam komitmennya memberantas korupsi," imbuhnya.

Lihat juga video 'Mardani H Maming Merasa Dikriminalisasi, Begini Respons KPK':

[Gambas:Video 20detik]



(nhd/knv)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT