Alam Pikiran Aniek Perlu Didiagnosa
Senin, 19 Jun 2006 12:43 WIB
Jakarta - Aniek Qori'ah Sriwijaya (31) tega membunuh tiga anak kandungnya. Berbagai macam versi cerita di balik kelakuannya pun bermunculan, dari masalah ekonomi sampai soal kepercayaan. Apakah Aniek sakit jiwa?"Aniek mungkin sakit jiwa, tapi hanya ahli kejiwaan yang berhak menentukan itu," ujar Ketua Federasi Psikiatri dan Kesehatan Jiwa ASEAN Pandu Setiawan di Depkes, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (19/6/2006).Faktor ekonomi, imbuh Pandu, bisa saja menjadi alasan pembunuhan. Namun jika terkait dengan gangguan kesehatan jiwa, harus diperhatikan aspek alam pikir, perasaan, dan perilaku."Yang harus diperiksa secara mendalam adalah alam pikirannya. Bagaimana dia bisa mendiagnosa masa depan anaknya buruk, dan the only option to kill my children," ujar Pandu.Pandu menambahkan, orang normal tidak akan mengambil keputusan sadis seperti itu. Karenanya perlu dilakukan wawancara mendalam terhadap Aniek untuk mengetahui pola pikirnya, apakah dia kehilangan pilihan-pilihan sehat dan lain-lain.Pandu yang juga menjabat Direktur Pelayanan Kesehatan Jiwa Depkes menjelaskan, saat ini ada tren meningkatnya kekerasan orangtua terhadap anak. Namun jika diteliti, ada sisi masalah kesehatan jiwa selain aspek kriminal."Kalau dikaji mendalam dengan melibatkan banyak ahli, nanti akan terlihat jawabannya tidak sederhana (sekadar kriminal)," kata dia.
(umi/)











































