Elite NasDem Sindir Jubir Prabowo: Kalau Belum Dewasa, Jangan Berpolitik!

ADVERTISEMENT

Elite NasDem Sindir Jubir Prabowo: Kalau Belum Dewasa, Jangan Berpolitik!

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Selasa, 19 Jul 2022 14:12 WIB
Zulfan Lindan
Zulfan Lindan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Ketua DPP Partai NasDem Zulfan Lindan membantah tudingan juru bicara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang mengatakan dirinya telah merusak silaturahmi Ketua Umum NasDem Surya Paloh dengan Prabowo. Zulfan menilai hanya politikus kerdil yang menganggap perbedaan pandangan justru disebut merusak silaturahmi.

"Dalam politik, tidak ada merusak silaturahmi. Itu kan politik kerdil kalau soal perbedaan gini disebut merusak silaturahmi, nggak ada. Kita sudah dewasa kok. Jadi hanya politikus kerdil yang anggap hal begini merusak silaturahmi," kata Zulfan kepada detikcom, Selasa (19/7/2022).

Zulfan lalu berpesan agar Dahnil tidak berpolitik kalau belum 'dewasa'. Menurutnya, perbedaan dalam politik merupakan hal biasa karena ada kepentingan bangsa yang lebih besar.

"Kalau dia belum dewasa berpolitik, jangan berpolitik, jangan hal-hal begini disudutkan, dikembangkan rusak silaturahmi. Biasa kok, kita perang-perangan banting kursi di parlemen, nggak ada rusak silaturahmi, biasa saja. Setelah itu berkawan karena ada kepentingan lebih besar, gagasan dan ide kita membangun bangsa ke depan. Jadi jangan itu dianggap merusak silaturahmi," kata Zulfan.

Zulfan menjelaskan pernyataannya tak bermaksud menahan Prabowo maju menjadi calon presiden pada Pilpres 2024. Dia menekankan hal itu sekadar saran.

"Jadi kader-kader NasDem internal kan punya pandangan seperti itu dan berkembang, nah sehingga tidak satu pun muncul nama Prabowo, karena memang yang diinginkan itu adalah anak-anak muda yang harus maju ke depan untuk memimpin republik ini," katanya.

"Namun kan tidak ada larangan, tidak pernah menahan atau melarang atau mengatakan agar Prabowo tidak maju, kan tidak ada. Ini kan namanya saran. Ya kalau nggak bisa terima saran, ya sudah, kan," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Dahnil membantah pernyataan Zulfan terkait isi pesan Surya Paloh ke Prabowo saat bertemu di NasDem Tower, Jakarta Pusat. Dahnil mengatakan yang dikatakan Zulfan tidak benar.

Untuk diketahui, Zulfan mengatakan Ketua Umum NasDem Surya Paloh berpesan kepada Prabowo bahwa usia mereka sudah tua. Paloh mengatakan sekarang saatnya memberi kesempatan kepada yang muda-muda untuk maju sebagai capres.

"Saya cek ke Pak Prabowo apakah benar Pak Surya ngomong seperti yang disampaikan Pak Zulfan ini? Pak @prabowo sampaikan tidak ada omongan seperti itu disampaikan SP (Surya Paloh). Terus yang disampaikan Pak Zulfan itu omongan siapa?" ujar Dahnil di akun Twitter pribadinya dilihat, Selasa (19/7/2022).

Menurut Dahnil, Zulfan tidak pantas mengatakan hal yang tidak benar. Pernyataan Zulfan dinilai Dahnil merusak silaturahmi antara Prabowo dan Paloh.

"Jadi, menurut saya, Pak Zulfan Lindan tak elok merusak silaturahim, dan undangan Pak Surya Paloh ke Pak Prabowo dengan omongan yang tdk pernah diucapkan oleh Pak SP ke Pak @prabowo. Omongan Pak Zulfan tersebut terang upaya merusak silaturahim, dan saya yakin Pak SP tak mau begitu," kata Dahnil.

Dahnil pun menyebut pernyataan Zulfan adalah omong kosong. Dia meminta Paloh sebagai Ketum NasDem memperhatikan tingkah laku Zulfan Lindan.

"Omong kosong, mengarang cerita yang kemudian dimuat oleh banyak media seperti yang dilakukan oleh Pak Zulfan Lindan agaknya merusak silaturahim yang sudah ada. Dengan rendah hati saya berharap Pak Surya Paloh perlu memperhatikan laku kader @NasDem tersebut," ucap Dahnil.

Simak juga 'NasDem Ungkap Pesan Surya Paloh ke Prabowo: Kita Sudah Tua':

[Gambas:Video 20detik]




(fca/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT