ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Jembatan Rel Layang KA di Metropole Jakpus Tak Lagi Teteskan Air

Mulia Budi - detikNews
Selasa, 19 Jul 2022 13:52 WIB
Kondisi jalan di bawah jembatan layang rel kereta dekat Metropole, Jakarta Pusat kering, Selasa (19/8/2022).
Kondisi jalan di bawah jembatan layang rel kereta dekat Metropole, Jakarta Pusat kering, Selasa (19/8/2022) (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Jembatan rel layang kereta api (KA) di persimpangan lampu merah dekat Bioskop Metropole, Jakarta Pusat (Jakpus) tidak lagi bocor. Jalan di bawah rel layang itu kini tampak kering.

Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (19/7/2022) sekitar pukul 13.10 WIB, jembatan rel layang KA menuju arah gedung Lembaga Manajemen Aset Megaria itu tidak lagi meneteskan air. Jembatan rel layang itu tampak sudah tidak lagi bocor.

Aspal di bawah jembatan itu terlihat kering dan tidak basah seperti sebelumnya. Para pengguna jalan baik pemobil dan pemotor kini tak lagi terkena tetesan air dari rel layang tersebut.

Situasi lalu lintas di persimpangan lampu merah dekat Metrople Jakpus siang hari ini terpantau ramai lancar. Para pemotor terlihat tidak lagi menghindari titik di bawah jembatan yang bocor tersebut saat lampu merah.

Sebelumnya, proses perbaikan kebocoran pada jembatan rel layang kereta api di lampu merah dekat, Metropole, Jakarta Pusat, tengah dilakukan. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan perbaikan itu rampung pada akhir Juli mendatang.

"Targetnya itu akhir bulan Juli bisa selesai," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa saat dihubungi, Rabu (29/6/2022).

Eva mengatakan pengerjaan perbaikan kebocoran itu hanya bisa dilakukan saat kereta tidak beroperasi. Dia menyebut bolong pada rel layang tersebut tidak bisa langsung ditambal.

"Karena kalau dari atas itu kan jalur rel ya. Nah untuk pengerjaannya memang akan butuh proses karena tadi jalur tersebut jalur aktif, sehingga pengerjaan hanya bisa dilakukan di waktu-waktu khusus," ujarnya.

"Nah itu kan prosesnya juga nggak bisa langsung, maksudnya bolongannya itu bukan sekadar menutup bolongannya tapi perlu ada pengurutan ulang pipanya. Itu kan pipanya nggak bisa langsung ke bawah doang jadi dia harus disalurlan memanjang gitu," lanjutnya.

Simak juga 'Terjadi Lagi! Penumpang KRL Dilecehkan, Kali ini saat Tertidur':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT